Laporan Liputan6.com dari Jeddah: Islam yang Otentik dan Toleran di Panggung Global

Liga Dunia Muslim (MWL) dinilai sebagai mercusuar intelektual dan rujukan ilmiah bagi umat Islam di seluruh dunia.

oleh Tim NewsDiterbitkan 02 Maret 2026, 19:31 WIB
Direktur Jenderal Persatuan Kantor Berita Organisasi Kerja Sama Islam (UNA), Profesor Mohammed bin Abdul Rabbo Al-Yami. (Liputan6.com/Angga Yudha)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Persatuan Kantor Berita Organisasi Kerja Sama Islam (UNA), Profesor Mohammed bin Abdul Rabbo Al-Yami, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis Liga Dunia Muslim (MWL) sebagai mercusuar intelektual dan rujukan ilmiah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato pembukaan “Forum Ramadan” yang diselenggarakan oleh UNA bekerja sama dengan Sekretariat Asisten Komunikasi Institusi Liga Dunia Muslim di Jeddah, Rabu (25/02/2026), bertepatan dengan 8 Ramadan 1447 H. Forum ini digelar khusus untuk memperingati dua tahun perjalanan dokumen bersejarah “Membangun Jembatan Antar Mazhab Islam”. 

Dalam sambutannya, Al-Yami menekankan bahwa dokumen seperti yang disahkan oleh para ulama terkemuka dari berbagai mazhab di Makkah Al-Mukarramah, merupakan simbol tekad kolektif untuk mengakhiri konflik sektarian.

“Dokumen ini adalah kristalisasi dari nilai-nilai luhur 'Piagam Makkah' yang meletakkan fondasi kuat bagi moderasi, persatuan, dan penghapusan ekstremisme. Di bawah kepemimpinan Yang Mulia Syekh Dr. Muhammad bin Abdulkarim Al-Issa, Liga Dunia Muslim telah berhasil menyuarakan diskursus Islam yang otentik dan toleran ke panggung global,” ujar Al-Yami. 

Sejalan dengan misi dokumen tersebut, Al-Yami secara resmi mengumumkan peluncuran edisi pertama “Penghargaan Profesionalisme Media UNA”.

Penghargaan ini merupakan implementasi dari Piagam Jeddah untuk Tanggung Jawab Media yang bertujuan untuk mendorong standar etika dan kredibilitas dalam jurnalisme global.

Selain itu, kata dia, juga mempererat hubungan antar-bangsa melalui budaya toleransi. Hingga melawan narasi kebencian, misinformasi, serta fenomena Islamofobia.

Penghargaan ini ditujukan bagi lembaga pemerintah, institusi non-pemerintah, maupun individu yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap nilai-nilai profesionalisme media dalam mendukung isu-isu kemanusiaan dan Islam.

Direktur Jenderal Persatuan Kantor Berita Organisasi Kerja Sama Islam (UNA), Profesor Mohammed bin Abdul Rabbo Al-Yami. (Liputan6.com/Angga Yudha)

Sinergi Global dan Dukungan Kerajaan

Forum ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk delegasi dari berbagai benua, yang menurut Al-Yami merupakan bukti nyata kuatnya kemitraan internasional dalam menyebarkan pesan perdamaian. Al-Yami juga menyoroti tanggung jawab media dalam meluruskan persepsi yang salah mengenai Islam, terutama bagi komunitas Muslim di negara-negara non-Islam.

Menutup pidatonya, Al-Yami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi di bawah kepemimpinan Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, dan Putra Mahkota serta Perdana Menteri, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud, atas dukungan tanpa henti terhadap aksi kolektif negara-negara Islam.

Apresiasi serupa disampaikan kepada Liga Dunia Muslim atas kepercayaan mereka terhadap peran sentral media dalam menjembatani komunikasi dan pemahaman antarperadaban.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya