Wanita Thailand Nikahi 2 Pria Sekaligus, Dapat Mahar Rp 1 Miliar Lebih dari 2 Suami

Dua pria yang dinikahi wanita Thailand itu adalah sepasang sahabat.

oleh Dinny MutiahDiterbitkan 04 Maret 2026, 03:00 WIB
Ilustrasi menikah. (dok. Beatriz Pérez Moya/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita Thailand menarik perhatian dengan upacara pernikahan yang tak biasa. Perempuan berusia 37 tahun tersebut menikahi dua pria Austria sekaligus dalam sebuah upacara pernikahan yang digelar di Distrik Prakhon Chai, atau melakukan poliandri.

Perempuan yang pernah menjadi penyanyi-penulis lagu independen bernama Dujduan Ketsaru, dikenal pula sebagai Gig, menikahi Roman, seorang pensiunan polisi Austria. Ia juga menikahi Macky yang saat ini masih bertugas di Kepolisian Austria.

Mengutip Khaosod English, Senin, 2 Maret 2026, kedua pria itu adalah teman dekat yang sama-sama jatuh cinta pada wanita yang sama dan setuju untuk membangun kehidupan bersama sebagai sebuah trio. Pernikahan mereka diadakan pada 28 Februari 2026, dan diselenggarakan dalam upacara sederhana ala lokal yang dihadiri oleh kerabat, tetangga, dan teman dekat.

Meskipun skalanya sederhana, acara tersebut dipenuhi dengan kehangatan dan perayaan. Setelah menyelesaikan ritual tradisional, termasuk pemberkatan bai sri su kwan dan upacara pengikatan pergelangan tangan, kedua mempelai pria berpelukan dan melompat ke kolam bersama, melambangkan persahabatan dan kebahagiaan bersama mereka.

Dujduan mengatakan kehidupan nyatanya berbeda dari alur cerita drama. Ia sebelumnya menikah dengan seorang pria Thailand dan memiliki tiga anak, tetapi pernikahan itu tidak berjalan mulus. Karier musiknya juga tidak berhasil seperti yang diharapkan, sehingga ia bekerja di Pattaya untuk menghidupi orangtuanya, tiga putrinya, dan dua cucunya.

 

Awal Kisah Cinta Wanita Thailand dan 2 Pria

Ilustrasi./Copyright Unsplash.com/Chuttersnap

Dujduan bertemu Roman saat ia berkunjung ke Pattaya. Mereka telah hidup bersama sebagai suami istri selama lima tahun. Kemudian, Macky, teman dekat Roman, melakukan perjalanan ke Thailand dan jatuh cinta padanya.

Dujduan mengatakan bahwa mereka bertiga membahas hubungan tersebut secara terbuka dan mencapai kesepakatan bersama. Ia telah menjalin hubungan dengan Macky selama sekitar satu tahun sebelum mereka memutuskan untuk menikah.

Ia berkonsultasi dengan orangtua dan anak-anaknya yang menerima pengaturan tersebut. Kedua pria tersebut telah merawatnya dan keluarganya dengan baik, katanya.

Meskipun beberapa orang mungkin tidak setuju dengan pernikahan tiga orang alias poliandri, ia percaya bahwa kebahagiaan dan persetujuan bersama dalam keluarga adalah yang terpenting. Masing-masing mempelai pria akan mentransfer 1 juta baht (sekitar Rp535 juta) sebagai mahar, tambahnya.

Didukung Ibu Mempelai Wanita

Ilustrasi Seserahan Perhiasan/https://www.freepik.com/freepik 

Ibunya yang berusia 61 tahun mengatakan bahwa ia telah melihat putrinya berjuang selama bertahun-tahun dan merasa puas selama putrinya bahagia dan terawat dengan baik. Ia mengatakan keluarga tidak khawatir tentang mahar dan hanya berharap pasangan tersebut akan hidup bersama dengan cinta dan pengertian.

Wali Kota Saengthon, Thian-iew Lueangdechanurak, ikut mengomentari pernikahan tersebut. Ia mengatakan telah menghadiri banyak pernikahan tetapi belum pernah melihat seorang wanita Thailand menikahi dua mempelai pria sekaligus, menambahkan bahwa ini mungkin kasus pertama di provinsi tersebut. Ia mengucapkan selamat kepada ketiganya dan mendoakan kebahagiaan abadi bagi mereka.

Sang mempelai wanita bercanda dengannya selama acara tersebut, dengan mengatakan, "Menikahi satu orang dan dunia tidak akan mengingatnya — menikahi dua orang sekaligus dan mereka akan mengingatnya."

Poliandri Berujung Maut

Ilustrasi (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Tapi, tidak semua poliandri berakhir manis. Di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kota Parepare, suami kedua yang berinisial MD (43) nekat membunuh AM (49) yang merupakan suami pertama istrinya. MD cemburu melihat sang istri sering bersama dengan suami pertamanya.

Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Setiawan mengatakan bahwa insiden pembunuhan itu terjadi di Pasar Lakessi pada Minggu, 5 November 2023. Saat itu, MD naik pitam melihat istrinya duduk berdua dengan suami pertamanya sembari meminum miras tradisional.

"Jadi pelaku ini suami siri dari istri korban, korban itu suami pertama dan belum cerai. Pelaku cemburu karena istrinya juga sering bareng suami pertamanya," kata Setiawan saat dikonfirmasi Rabu, 8 November 2023, dikutip dari kanal Regional Liputan6.com.

Setiawan menjelaskan bahwa saat itu MD langsung pulang mengambil pisau dan kembali mendatangi korban yang duduk berduaan dengan istrinya. MD dan AM pun sempat terlibat cekcok di hadapan istri mereka berdua hingga akhirnya MD menikam AM dua kali. 

"Warga sekitar juga sempat melerai. Tapi pelaku menikam korban dua kali. Korban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit," jelasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya