Cek Fakta: Tidak Benar Prabowo Akan Hentikan MBG Setelah Idul Fitri

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim unggahan yang menyebutkan Prabowo akan menghentikan MBG setelah Hari Raya Idul Fitri seperti yang beredar di medsos.

oleh Adyaksa VidiMevi LinawatiDiterbitkan 02 Maret 2026, 16:08 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto akan resmi menghentikan program MBG setelah Hari Raya Idul Fitri. (Foto: tangkapan layar Facebook).

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto akan resmi menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Hari Raya Idul Fitri.

Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Februari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Persiden prabowo akan Menghentikan makanan bergisi/MBG secara resmi setelahhari raya idul fitri"

Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo akan menghentikan MBG setelah Hari Raya Idul Fitri? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo akan menghentikan MBG setelah Hari Raya Idul Fitri. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

Dadan menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan berjalan setelah Lebaran.

"Program MBG akan tetap jalan dengan jumlah SPPG yang akan mencapai 25 ribu setelah Idul Fitri dan sudah akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat dengan kembali ke menu segar," kata Dadan kepada Liputan6.com, Senin (2/3/2026).

Penelusuran juga mengarah pada artikel berita dari Badan Gizi Nasional (BGN) berjudul "BGN Atur Skema Distribusi MBG Saat Libur Lebaran, Gunakan Paket Bundling Maksimal 3 Hari".

Dalam artikel ini dijelaskan bahwa BGN menetapkan mekanisme khusus pelaksanaan program MBG selama periode libur Idul Fitri dan cuti bersama 1447 Hijriah, yang termaktub di dalam Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, pada 18-24 Maret, tidak dilakukan penyaluran MBG bagi seluruh sasaran penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik. Sebagai penggantinya, distribusi dilakukan lebih awal.

"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026," jelasnya, Jakarta, Sabtu 14 Februari 2026.

Dadan menjelaskan bahwa paket bundling merupakan penggabungan paket makanan kemasan sehat MBG untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus. BGN menekankan batas maksimal makanan yang telah diterima hanya bertahan untuk tiga hari.

Sumber:

https://www.bgn.go.id/news/berita/bgn-atur-skema-distribusi-mbg-saat-libur-lebaran-gunakan-paket-bundling-maksimal-3-hari

Kesimpulan

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo akan menghentikan MBG setelah Hari Raya Idul Fitri, tidak benar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya