Hutan Kota Cawang Diawasi Ketat, Patroli Malam Digencarkan

Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta memperketat patroli malam di Hutan Kota Cawang menyusul viralnya dugaan praktik asusila.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 01 Maret 2026, 10:15 WIB
Ilustrasi Hutan Kota di Jakarta. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memperketat patroli malam di kawasan Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur, menyusul viralnya dugaan praktik tindak asusila di ruang terbuka publik tersebut.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pengawasan sebenarnya telah berjalan rutin. Namun, langkah pengamanan kini diperkuat setelah akses masuk ilegal ke lokasi ditutup oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut).

“Kita patroli rutin di lokasi. Sekarang pintu akses yang kemarin viral juga sudah ditutup oleh Distamhut,” kata Satriadi kepada Liputan6.com, Minggu (1/3/2026).

Satriadi menyebut, sebagai langkah pencegahan, Satpol PP DKI Jakarta akan memasang spanduk larangan tindakan asusila di area taman serta meningkatkan patroli di malam hari.

“Nanti kita pasang spanduk larangan berbuat asusila di taman. Patrolinya rutin, tiap malam kita lakukan patroli,” katanya.

Satriadi menyampaikan praktik asusila di ruang publik kerap terjadi karena pelaku mencari lokasi yang sepi dan minim pengawasan. Menurutnya kasus serupa juga pernah terjadi di taman sekitar kawasan kolong jalan tol pesisir utara Jakarta atau JNCBT (Jakarta North Coastal Bypass Toll) di Jakarta Barat.

“Kayak yang kemarin di Jakarta Barat di JNCBT juga, itu rutin kita lakukan patroli. Alhamdulillah sudah tertangani. Nah, biasanya mereka cari lagi tempat lain,” jelasnya.

Ia tak menampik jika aktivitas tersebut dilakukan berulang oleh kelompok tertentu dengan faktor utama yakni adanya kesempatan akibat lokasi yang kosong.

“Itu lebih karena kesempatan, cari tempat yang sepi,” ujarnya.

Permintaan Pramono

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal dugaan Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur dijadikan tempat asusila.

Dia meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindaklanjuti dugaan tersebut. 

“Ya kalau memang itu betul informasinya, saya segera tindak lanjuti. Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (2/3/2026). 

Dia menegaskan tak boleh ada ruang publik di wilayah ibu kota yang disalahgunakan untuk aktivitas asusila. 

“Jakarta enggak boleh ada ruang, tempat-tempat seperti itu (tindakan asusila),” ucapnya.

Oleh sebab itu, Pramono juga menyebut juga akan memperketat keamanan di seluruh taman dan hutan kota di Jakarta, termasuk memasang kamera pengawas untuk mencegah perbuatan asusila di ruang terbuka. 

“Semuanya akan kita perlakukan ya. Termasuk nanti kami akan pasang CCTV untuk itu,” kata Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya