Hansi Flick Bangga Capai 100 Laga Bersama Barcelona

Hansi Flick akan segera mencatatkan penampilan ke-100 sebagai pelatih Barcelona. Ia menargetkan perjalanan panjang berikutnya sembari memusatkan perhatian pada

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Februari 2026, 12:05 WIB
Pelatih Barcelona asal Jerman, Hansi Flick, meneriakkan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Barcelona Hansi Flick bersiap menjalani laga ke-100 saat melawan Villarreal di Liga Spanyol. Pelatih asal Jerman itu menyebut pencapaian tersebut sebagai sebuah kehormatan besar.

Flick menggantikan Xavi pada Mei 2024 dan menjadi pelatih Jerman ketiga dalam sejarah klub. Ia langsung mempersembahkan gelar Liga Spanyol, Supercopa de Espana, dan Copa del Rey pada musim debutnya 2024 2025.

Dari 99 pertandingan di semua kompetisi, Flick meraih 74 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 16 kekalahan. Jika menang akhir pekan ini, ia akan menjadi pelatih dengan kemenangan terbanyak kedua dalam 100 laga pertama bersama Barcelona setelah Luis Enrique.

Barcelona kini kembali memuncaki klasemen usai menang 3-0 atas Levante, memanfaatkan kekalahan Real Madrid dari Osasuna. Di Liga Champions, Blaugrana akan menghadapi Newcastle United pada babak 16 besar.


Sebuah Kehormatan Besar

Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Flick mengaku bangga bisa mencapai angka 100 pertandingan bersama Barcelona. Ia menikmati setiap momen bekerja bersama pemain dan dukungan para suporter.

Pelatih berusia 61 tahun itu bahkan membuka peluang untuk bertahan lebih lama. Ia merasa nyaman dengan lingkungan dan pekerjaannya di klub Catalan tersebut.

"Ini adalah sebuah kehormatan besar untuk mencapai jumlah pertandingan ini. Melatih di sini adalah mimpi dan saya menikmatinya setiap hari bersama para pemain dan para penggemar," ujar Flick.

"Mengapa tidak berada di sini untuk 100 pertandingan lagi? Saya menikmati setiap hari di sini. Cuacanya fantastis. Saya mencintai pekerjaan saya. Ini sebuah kehormatan dan semua orang harus bangga dengan tim ini," lanjut Flick.


Barcelona Harus Menang, Menang, dan Menang

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan arahan kepada para pemainnya dalam laga La Liga antara Levante dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Alberto Saiz)

Meski optimistis, Flick mewaspadai Villarreal yang terpaut 10 poin dan memburu tiket Liga Champions. Ia menilai laga tersebut akan menjadi ujian serius bagi timnya.

Flick menekankan pentingnya menjaga fokus dan meminimalkan kesalahan. Ia ingin Barcelona terus berkembang sambil mempertahankan gaya bermain.

"Jika Anda menang, itu berarti satu pertandingan lebih sedikit. Bagi saya yang terpenting adalah kami melakukan tugas kami. Kami mengingat pertandingan terakhir di Villarreal, itu adalah kemenangan yang beruntung," kata Flick.

"Kami tidak boleh melakukan kesalahan yang tidak perlu dan harus memainkan gaya kami. Kami bisa berkembang dan kami harus melakukannya. Kami harus menang, menang, dan menang," tegas Flick.


Semua Lawan Sulit dan Harus Dihormati

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara kepada Ferran Torres saat laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP) AFP

Flick juga menanggapi hasil undian babak 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Barcelona dengan Newcastle United. Ia menolak bersikap jumawa dan menegaskan pentingnya menghormati setiap lawan.

Menurutnya, semua tim memiliki ambisi mencapai final. Karena itu, Barcelona harus tampil di level tertinggi dalam setiap pertandingan.

"Semua pertandingan itu penting. Saya tidak merayakan karena tidak menghadapi PSG, Anda harus menghormati lawan," ujar Flick.

"Semua orang ingin mencapai final dan Newcastle juga ingin memenangkan Liga Champions. Semua lawan sulit. Itu tidak akan mudah. Anda harus bermain di level tertinggi.

"Bermain melawan Atletico atau Tottenham jika kami lolos juga sangat sulit. Ini fantastis memiliki kesempatan ini, tetapi kami sangat menghormati semua rival kami," pungkas Flick.

Sumber: FotMob


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya