Liputan6.com, Jakarta - Pemprov Jabar atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan mudik gratis Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sejumlah Perusahaan Otobus (PO) pun dilibatkan untuk melayani sejumlah rute dalam maupun luar provinsi.
Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman. Pemprov Jabar bersama dengan Jasa Raharja mempersiapkan kuota mudik gratis sebanyak 3.040 tiket.
Advertisement
"Program ini memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat sehingga, masyarakat dapat melakukan perjalanan pulang kampung secara lebih aman, tertib, dan terencana," ujar keterangan resmi Dinas Perhubungan Perhubungan Provinsi Jawa Barat, dikutip Kamis (26/2/2026).
Program Mudik Gratis 2026 akan dilaksanakan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari beberapa lokasi, seperti Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.
Sementara itu, pendaftaran mudik gratis ini dapat dilakukan dengan mengakses platform layanan publik 'Sapawarga'. Aplikasi ini dapat diunduh di playstore/appstore.
Pendaftaran mudik gratis dibuka pada tanggal 11 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026.
Pemudik hanya perlu memasukan data diri seperti Nama, No. NIK, alamat, No. Kartu Keluarga, Tanggal Lahir dan rute keberangkatan. Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada tanggal 1 - 12 Maret 2026.
Rute Mudik Gratis
Adapun, beberapa PO bus yang mengantar keberangkatan antara lain PO. Sugeng Rahayu, PO. Damri, PO. Sinar Jaya, PO. Primajasa, PO. MGI dengan total 74 unit bus. Berikut rute dalam maupun luar provinsi mudik gratis tersebut:
1. Bandung – Yogyakarta (320 tiket)
2. Bandung – Solo (320 tiket)
3. Yogyakarta – Bandung (360 tiket)
4. Bandung – Ciledug (120 tiket)
5. Bekasi – Purbalingga (80 tiket)
6. Bekasi – Bandung (120 tiket)
7. Bekasi (Terminal Cikarang) – tasikmalaya (320 tiket)
8. Bandung – Sukabumi (400 tiket)
9. Bogor (Cileungsi) – Bandung (320 tiket)
10. Bogor – Pelabuhan Ratu (200 tiket)
11. Bandung – Yogyakarta (48 tiket)
12. Bandung – Wonogiri (192 tiket)
13. Bandung – Solo (144 tiket)
14. Bandung – Semarang (48 tiket)
15. Bandung – Sragen (48 tiket)
60 Posko Istirahat
Sebelumnya, Pemprov Jabar juga menyiapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 untuk memperlancar perjalanan mudik dan bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet.
Pemudik juga bisa mendapatkan informasi penting seputar jalur mudik, jalur rawan bencana, serta jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Agung Wahyudi mengatakan, 60 Posko Piket Lebaran 2026 tersebar di 6 UPTD.
Selain itu, agar mudik berlangsung lancar, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat juga menyiapkan 19 titik Disaster Relieve Unit (DRU) untuk mengantisipasi bencana.
"DRU akan dikawal oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti yang bertugas melakukan antisipasi kerusakan ruas jalan provinsi pada daerah perkotaan dan lalu lintas padat, lokasi rawan kecelakaan, lokasi rawan bencana serta lokasi berdasarkan masukan masyarakat yang bersifat mendesak," kata Agung, Rabu 25 Februari 2026.
Tim dilengkapi dengan berbagai peralatan, yakni mini 20 excavator, 56 dump truck, 6 jembatan bailey, 40 pick up, 6 wheel loader serta 81 pemadat.
Sebanyak 19 titik DRU tersebar di Kabupaten/ Kota Bogor, Kabupaten/ Kota Bekasi, Cianjur, Kabupaten/ Kota Sukabumi, Purwakarta, Subang, Garut, Kota Bandung, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Kuningan dan Tasikmalaya.
Dengan persiapan tersebut, gangguan bencana saat perjalanan mudik dapat diminimalisir.
Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat juga telah mempersiapkan kondisi jalan untuk mudik Idul Fitri. Dikatakan Agung, persentase jalan provinsi yang dalam kondisi mantap sebesar 91,68 persen atau 2.362,183 kilometer.
Perbaikan jalan yang berlubang sedang dilakukan. Agung menjamin, tidak ada lagi jalan berlubang saat mudik Idul Fitri.