Ramadan 2026: Persik Kediri Usung Strategi Khusus Hadapi Padatnya Jadwal BRI Super League

Manajemen Persik Kediri menyesuaikan program latihan serta pemulihan pemain selama Ramadan 2026.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 01 Maret 2026, 00:00 WIB
Pemain Persik Kediri merayakan gol Imanol Garcia ke gawang PSM Makassar pada menit ke-73 pada laga pekan ke-10 BRI Super League musim ini di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (25/10/2025). Sayangnya, Persik harus puas bermain imbang 1-1. (dok. Persik Kediri)  

Liputan6.com, Jakarta - Persik Kediri menyusun strategi khusus untuk menghadapi tantangan kompetisi BRI Super League yang tetap bergulir sepanjang bulan suci Ramadan

Meski situasi ini bukan hal baru bagi Macan Putih, menjaga kebugaran pemain agar tetap berada di level kompetitif adalah langkah untuk mengamankan poin di setiap pertandingan yang dijadwalkan. 

“Beberapa musim ke belakang kami juga sudah melalui masa kompetisi di bulan Ramadan. Jadi para pemain tidak kaget. Program latihan akan lebih banyak dilaksanakan pada malam hari, serta penyesuaian pola makan, terutama bagi pemain yang muslim,” ucap Manajer Persik Syahid Nur Ichsan. 

Persik Kediri berupaya memastikan bahwa perubahan pola makan tidak menjadi penghalang bagi para atlet untuk memberikan performa maksimal di lapangan hijau selama satu bulan penuh ke depan.

Pemulihan Pemain Kunci Utama

Persik Kediri - Ilustrasi Logo Persik Kediri 2024 (Bola.com/Adreanus Titus)

Aspek recovery atau pemulihan kondisi fisik menjadi prioritas nomor satu dalam agenda Persik selama Ramadan. Tim pelatih menekankan bahwa efektivitas pemulihan setelah latihan maupun pertandingan akan menentukan sejauh mana pemain bisa menghindari risiko cedera otot. 

Program latihan pun disesuaikan intensitasnya agar tidak menguras energi secara berlebihan di siang hari, dengan pengawasan ketat terhadap metabolisme tubuh setiap individu dalam skuat.

Padatnya Jadwal Pertandingan

Persik Kediri Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Persik Kediri dijadwalkan harus melakoni empat pertandingan selama periode bulan puasa ini. Frekuensi laga yang rapat menuntut manajemen untuk mengatur logistik dan waktu istirahat dengan sangat presisi. 

“Total ada empat pertandingan di bulan puasa ini, mulai dari lawan Bhayangkara FC hingga pertandingan terakhir kami away ke Persib Bandung. Mudah-mudahan dengan seluruh program yang sudah disiapkan bisa berjalan dengan baik dan memberikan hasil positif bagi tim Persik Kediri,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya