Thibaut Courtois Ungkap Perubahan Kunci Real Madrid Saat Tumbangkan Benfica

Thibaut Courtois mengulas kemenangan Real Madrid atas Benfica dan evaluasi performa tim. Courtois menyoroti perbaikan di babak kedua.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 26 Februari 2026, 09:27 WIB
Dua menit berselang, gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni berhasil menyamakan kedudukan sekaligus mengembalikan keunggulan agregat bagi tuan rumah. Tampak dalam foto, gelandang Real Madrid asal Prancis, Aurelien Tchouameni (kedua kanan), merayakan gol penyama kedudukan selama pertandingan leg kedua babak playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan SL Benfica di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu 25 Februari 2026 waktu setempat atau Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Thibaut Courtois menyoroti performa Real Madrid setelah menaklukkan Benfica 2-1 pada leg kedua play off fase gugur Liga Champions 2025/2026. Kemenangan di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, memastikan langkah Los Blancos ke babak 16 besar.

Madrid sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Rafa Silva sebelum membalikkan keadaan. Gol Aurelien Tchouameni dan Vinicius Junior memastikan agregat 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Hasil tersebut membuat Real Madrid melaju dengan relatif nyaman ke fase berikutnya. Benfica gagal mengejar defisit dari leg pertama dan harus angkat kaki dari kompetisi.

Courtois pun memberikan analisis terkait jalannya pertandingan, terutama perbedaan performa timnya antara babak pertama dan kedua. Ia juga menyinggung evaluasi yang perlu dilakukan jika ingin melangkah lebih jauh.


Bertahan Lebih Baik di Babak Kedua

Pemain Real Madrid, Arda Guler (kiri), dan pemain Benfica, Leandro Barreiro, berebut bola dalam leg kedua play-off Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Courtois menilai perubahan pendekatan di ruang ganti menjadi kunci kebangkitan timnya. Pada babak pertama, Madrid disebut mengalami sejumlah kesulitan menghadapi pergerakan lawan.

Menurutnya, absennya satu pemain sayap Benfica membuat pola serangan lawan berubah dan cukup merepotkan lini belakang Madrid. Situasi itu memunculkan celah yang akhirnya berujung gol pembuka bagi tim tamu.

"Karena Prestianni tidak bermain, mereka tidak menggunakan pemain sayap kanan. Rios bermain lebih ke tengah dan itu menimbulkan masalah bagi kami," ucap Courtois.

"Mereka banyak bergerak, bek sayap mereka naik tinggi, dan ada ruang yang tidak kami tutup dengan baik sehingga menurut saya gol pertama terjadi dari situ. Lalu di babak kedua kami bertahan lebih baik. Kami melakukan penyesuaian saat turun minum, tetapi memang benar kami menderita di babak pertama.

"Gol mereka sedikit tidak beruntung karena Asencio menyentuh bola, saya menepisnya, dan bola justru jatuh tepat ke pemain mereka. Saya pikir setelah itu kami membaik, kami menyamakan kedudukan, dan itu penting," imbuh Courtois.


Evaluasi Demi Target Liga Champions

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior (kiri), merayakan gol kedua bersama rekan setimnya dalam leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Kiper asal Belgia itu juga menanggapi pertanyaan soal konsistensi tim dalam perburuan gelar Liga Champions. Ia menegaskan bahwa Madrid tetap berada di jalur yang tepat meski masih ada kekurangan.

Dalam pandangannya, wajar jika lawan mampu menciptakan peluang di kompetisi sekelas Liga Champions. Namun, ada beberapa aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama dalam sirkulasi bola.

"Kami adalah tim yang bisa diandalkan. Di Liga Champions, wajar jika lawan menciptakan peluang. Kami perlu menyesuaikan beberapa hal dan tentu akan melakukannya bersama pelatih melalui analisis video," kata Courtois.

"Dalam beberapa pekan terakhir kami cukup konsisten, tetapi dalam hal permainan kami masih kurang sedikit kelancaran dan kecepatan saat menguasai bola. Kami harus lebih sering mengalirkannya dari sisi ke sisi. Jika terlalu lama mengoper, lawan akan merasa nyaman dan di situlah kami harus bermain lebih cepat.

"Itu yang disampaikan Arbeloa saat turun minum. Babak kedua lebih baik. Kami memang belum bermain luar biasa, tetapi kemenangan adalah yang terpenting," ujar Courtois.

Sumber: Real Madrid


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya