Lawan Juventus, Para Pemain Galatasaray Diingatkan untuk Tetap Membumi

Juventus vs Galatasaray bertemu kembali di leg kedua play-off UCL. Meski unggul 5-2, Galatasaray diingatkan Okan Buruk untuk tetap rendah hati di Turin.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 25 Februari 2026, 03:48 WIB
Pemain Galatasaray Sacha Boey (kanan) mencetak gol kelima timnya pada laga leg pertama play-off Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus di Istanbul, Turki, Selasa, 17 Februari 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan mempertemukan Juventus vs Galatasaray di Allianz Stadium. Duel krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 03.00 WIB.

Klub asal Turki tersebut datang ke Turin dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menang telak pada leg pertama. Keunggulan agregat 5-2 membuat langkah Cimbon selangkah lebih dekat menuju babak 16 besar.

Kendati demikian, sejarah kompetisi Eropa sering kali menghadirkan kejutan besar yang tidak terduga bagi tim tamu. Juventus harus tampil sempurna jika ingin membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.


Dominasi Cimbon di Istanbul

Pemain Galatasaray Davinson Sanchez (atas) mencetak gol ketiga timnya pada laga leg pertama play-off Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus di Istanbul, Turki, Selasa, 17 Februari 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Pada leg pertama, Galatasaray mengukir sejarah sebagai klub Turki dengan kemenangan terbesar di fase gugur kompetisi Eropa. Lima gol disarangkan melalui Gabriel Sara, Noa Lang, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey.

Juventus sempat memberikan perlawanan sengit lewat dua gol Teun Koopmeiners sebelum kartu merah Juan Cabal mengubah keadaan. Kekalahan telak tersebut memaksa skuad asuhan Luciano Spalletti bekerja ekstra keras pekan ini.


Pesan Penting Okan Buruk

Pemain Galatasaray, Baris Yilmaz (kanan), berduel dengan pemain Juventus, Andrea Cambiaso dalam pertandingan leg pertama play-off Liga Champions di Istanbul, Turki, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Khalil Hamra)

Pelatih Okan Buruk menegaskan bahwa tidak ada yang berubah dari pendekatan taktik timnya meski sudah unggul jauh. Ia mengingatkan anak asuhnya agar menempatkan kepercayaan diri pada posisi yang tepat dan tetap membumi.

"Kami harus memulai leg kedua persis seperti leg pertama. Kami harus menerapkan rencana permainan kami," ujar Okan Buruk menjelaskan taktik menghadapi raksasa Italia.

"Sebagai sebuah skuad, dalam hal performa pemain dan moral, kami berada dalam posisi yang sangat baik di Galatasaray. Kami hanya perlu menempatkan kepercayaan diri pada posisi yang tepat, dan kaki kami tetap membumi," lanjut sang pelatih.

Victor Osimhen memberikan motivasi tambahan dengan menyatakan bahwa bakat saja tidak pernah cukup tanpa adanya kerja keras. "Saya merasa sedih setelah setiap pertandingan di mana kami tidak bisa melakukan apa yang kami inginkan, tapi saya tidak ingin Anda salah paham," ungkap penyerang tersebut.

Pertarungan Juventus vs Galatasaray ini dipastikan akan berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Tim tamu hanya perlu menjaga fokus agar tidak terpeleset di menit-menit krusial pertandingan nanti.

Sumber: UEFA.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya