Putus Asa Tak Dapat Pekerjaan, Pria Rusia Pilih Masuk Penjara

Lantaran terlalu putus asa, pria Rusia ini sempat diduga mengalami gangguan mental.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 24 Februari 2026, 21:30 WIB
Ilustrasi penjara (AFP)

Liputan6.com, Moskow - Seorang pria dengan rasa putus asa ditangkap setelah mengancam meledakkan sebuah hotel dan bandara demi memastikan dirinya memiliki tempat tinggal dan makanan.

Kasus ini menjadi sorotan media Rusia karena tindakan ekstrem yang dilakukan pemuda itu sebagai upaya bertahan hidup.

Setelah lulus SMA, pria bernama Oleg ini sempat menjalani wajib militer dan baru-baru ini berulang kali gagal mendapatkan pekerjaan di kota Ufa. Tanpa penghasilan maupun tempat tinggal, ia merancang rencana untuk dipenjara agar bisa makan dan memiliki atap, dikutip dari laman Oddity Central, Selasa (24/2/2026).

Musim panas lalu, Oleg pertama kali mengancam staf hotel dengan “bom” di ranselnya. Tidak ada yang mempercayainya, sehingga ia melompat keluar dan menuju bandara. Di terminal, ia kembali mengangkat ransel sambil berteriak membawa bom dan menuntut kehadiran polisi. Petugas segera menangkapnya setelah memastikan tidak ada bahan peledak.

Evaluasi psikiatrik menyatakan Oleg waras dan bertanggung jawab atas tindakannya. Pengadilan baru-baru ini menjatuhkan hukuman tiga tahun dua bulan di koloni penjara, di mana ia dijamin mendapatkan dua kali makan sehari dan tempat tinggal tetap. Putusan menegaskan bahwa tindakan Oleg, meski disengaja, menimbulkan potensi bahaya bagi keselamatan publik.

Kasus ini menambah daftar insiden unik di Rusia, di mana beberapa orang sebelumnya secara sukarela melakukan tindakan kriminal atau memohon ditahan demi kebutuhan dasar hidup.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya