Cristiano Ronaldo Ternyata Pernah Coba Puasa, Kuat Berapa Hari?

Mantan rekan setimnya mengungkap pengalaman unik Cristiano Ronaldo saat mencoba berpuasa Ramadan di Arab Saudi.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 23 Februari 2026, 05:00 WIB
Kolase foto: Pemain Al-Nassr, Cristiano Ronaldo memakai gamis saat memperingati Hari Pendirian Kerajaan Saudi atau Founding Day di tempat berlatih pada Rabu (22/02/2023). (Twitter/@AlNassrFC)

Liputan6.com, Jakarta - Megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, dikabarkan pernah mencoba menjalankan ibadah puasa Ramadan. Upaya ini dilakukan oleh Cristiano Ronaldo pada Ramadan tahun lalu untuk merasakan pengalaman yang dilalui oleh rekan-rekan Muslim di klub Al-Nassr.

Informasi mengejutkan ini diungkapkan oleh mantan pemain Al-Nassr, Shaye Sharahili, dalam sebuah wawancara dengan "Studio Al-Jamahir" melalui aplikasi Thmanyah Sports.

Shaye Sharahili menjelaskan bahwa Ronaldo hanya mampu berpuasa selama dua hari sebelum akhirnya menyerah karena merasa sangat kesulitan. Meskipun bukan seorang Muslim, keinginan Ronaldo untuk memahami dan menghormati tradisi rekan setimnya menunjukkan sisi adaptif dan kepeduliannya terhadap budaya lokal di Arab Saudi.

Pengalaman singkat Ronaldo ini menyoroti tantangan fisik yang dihadapi para atlet profesional, terutama pesepak bola, saat menjalankan ibadah puasa. Keputusan Ronaldo untuk mencoba berpuasa, meskipun hanya sebentar, dipandang sebagai gestur rasa hormat dan keterbukaan, semakin menegaskan profesionalisme serta kemampuannya beradaptasi di luar lapangan.


Pengalaman Cristiano Ronaldo Berpuasa Ramadan

Pemain Al-Nassr, Cristiano Ronaldo berusaha mencetak gol ke gawang Al-Shabab pada laga Grup C Piala AFC 2023 di King Fahd Stadium, Taif, Arab Saudi, 28 Juli 2023. (AFP)

Mantan pemain Al-Nassr, Shaye Sharahili, mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa selama bulan Ramadan 2025. Upaya ini dilakukan oleh Cristiano Ronaldo meskipun ia bukan seorang Muslim, dengan tujuan merasakan pengalaman yang dirasakan oleh rekan-rekannya yang Muslim.

Ronaldo berpuasa selama dua hari, namun ia merasa sangat kesulitan untuk melanjutkannya. Sharahili, dalam wawancaranya, menyampaikan bahwa Ronaldo mencoba puasa untuk merasakan apa yang dirasakan umat Muslim selama berpuasa.

"Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain Muslim Al Nassr selama Ramadan. Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat Muslim selama berpuasa," katanya.

Sharahili menambahkan bahwa Ronaldo mencoba berpuasa selama dua hari dan menyadari bahwa hal itu tidak mudah dilakukan. Pernyataan ini memberikan gambaran tentang sisi humanis dan penuh hormat dari legenda Portugal tersebut, yang tampak ingin memahami pengalaman religius dan budaya rekan-rekan Muslimnya.


Tantangan Berpuasa bagi Pesepak Bola Profesional

Bintang Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo. (AFP/Fayez Nureldine)

Shaye Sharahili juga menjelaskan bahwa bermain sepak bola selama Ramadan sangat sulit bagi sebagian besar pemain, terutama pemain asing, karena perubahan rutinitas harian mereka. Pemain asing lebih terpengaruh karena jadwal pertandingan yang seringkali larut malam, sekitar pukul 10 malam, yang mengganggu jadwal tidur mereka. Adaptasi terhadap perubahan jadwal makan, tidur, dan latihan menjadi tantangan besar.

Lanjut Baca:

Namun, di Arab Saudi, tantangan ini cenderung lebih kecil karena sebagian besar pemain berpuasa dan liga menyesuaikan jadwal latihan serta waktu kick-off untuk mengakomodasi mereka. Sharahili mencatat bahwa banyak pemain terbiasa bermain pada pukul 8 malam, dan setelah sekitar tujuh hari, tubuh akan beradaptasi dengan perubahan tersebut. Meskipun demikian, bagi pemain yang tidak terbiasa, seperti Cristiano Ronaldo, penyesuaian ini tetaplah sulit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya