Liputan6.com, Jakarta - Pihak kepolisian mulai menyosialisasikan dan menerapkan aturan pembatasan operasional angkutan barang di kawasan Pelabuhan Merak dan Ciwandan di masa arus mudik Lebaran 2026.
"Kami melakukan sosialisasi agar para pengusaha angkutan mengetahui larangan operasional, khususnya bagi kendaraan sumbu tiga ke atas dan barang non esensial selama masa posko berlangsung," kata Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ridwan, di Cilegon, Minggu (22/2/2026).
Advertisement
Menurut Ridwan, pembatasan ini berlaku di ruas Tol Tangerang-Merak maupun jalur arteri, meskipun ada pengecualian bagi kendaraan pengangkut bahan pokok (sembako) dan bantuan bencana alam yang tetap diperbolehkan melintas untuk menjaga pasokan logistik.
Di sisi lain, seperti dilansir dari Antara, pihaknya juga telah menyiapkan skema pengalihan arus secara spesifik. Jika terjadi penumpukan antrean di Pelabuhan Ciwandan, kendaraan akan diarahkan menuju Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya), dan selanjutnya ke Pelabuhan DBS sebagai alternatif terakhir.
Selain rekayasa arus, Polres Cilegon bersama Ditlantas Polda Banten juga telah menyiapkan kantong parkir atau buffer zone di kawasan Indah Kiat untuk melayani Pelabuhan Merak.
Menurut Ridwan, area parkir di Pelabuhan Ciwandan siap diperluas guna menampung volume kendaraan roda dua, agar proses penyeberangan bisa berjalan lebih maksimal.
"Upaya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik serta memastikan distribusi arus kendaraan di seluruh titik pelabuhan di Cilegon tetap terkendali," kata dia.
Polda Lampung Bakal Siapkan 80 Pos Pengamanan dan Pelayanan di Masa Arus Mudik Lebaran 2026
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyebutkan bakal menyiapkan 80 pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik di provinsi ini pada masa arus mudik Lebaran 2026.
"Saat ini kami sedang menyiapkan 80 pos yang terdiri dari 60 pos pengamanan dan 20 pos pelayanan di berbagai titik, serta satu pos terpadu di Pelabuhan Bakauheni berfungsi untuk operasi kendali," ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf di Bandarlampung, melansir Antara, Kamis 19 Februari 2026.
Dia menegaskan, dalam memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026 tentunya Polda Lampung juga telah menyiapkan ribuan personel di bantu oleh instansi terkait.
"Sekitar 1.770 petugas kepolisian disiapkan pada arus mudik tahun ini dan sisanya dibantu instansi seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan hingga Basarnas, serta TNI," ucap Helfi.
Dia mengatakan, ribuan personel gabungan akan diterjunkan mengawal masyarakat selama Ramadan sampai dengan puncak lebaran dengan pengamanan yang difokuskan pada langkah preventif dan preemtif.
"Tentu kami akan mengawal pemudik dengan baik agar aman dan lancar dalam perjalanannya," terang Helfi.
Kemudian, lanjut dia, pengamanan pada Hari Raya Idul Fitri juga dilakukan di masjid-masjid yang digunakan sebagai lokasi Sholat Id dan juga objek wisata.
"Kami memperkirakan ada sekitar 2.066 lokasi sholat Id yang harus dikawal keamanannya serta 209 objek wisata di Provinsi Lampung," tandas Helfi.