Cerita Michael Carrick Saat Dipilih Jadi Manajer Man United: Sedang OTW ke Newcastle

Michael Carrick ungkap momen saat tahu ditunjuk jadi manajer interim Manchester United usai Ruben Amorim dipecat.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 20 Februari 2026, 16:47 WIB
Manchester United secara resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala tim utama hingga akhir musim 2025/2026.

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan besar diambil manajemen Manchester United ketika mereka mendepak Ruben Amorim dari kursi pelatih. Dalam situasi genting itu, nama Michael Carrick muncul sebagai sosok yang dipercaya mengisi posisi manajer interim.

Penunjukan Carrick terjadi di tengah tekanan besar dan ekspektasi tinggi dari publik Old Trafford. Mantan gelandang Setan Merah itu kembali ke lingkungan yang sangat ia kenal, kali ini sebagai pemimpin di ruang ganti.

Sebelum Carrick resmi ditunjuk, Darren Fletcher sempat memimpin tim dalam dua laga sementara. Namun manajemen akhirnya menjatuhkan pilihan kepada pria 44 tahun tersebut untuk menakhodai tim hingga akhir musim 2025/2026.

Kembalinya Carrick ke bangku pelatih terjadi tujuh bulan setelah ia berpisah dengan Middlesbrough. Momentum itu pun menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya di dunia kepelatihan.


Momen Tak Terduga Saat Dalam Perjalanan ke Newcastle

Michael Carrick saat menjadi pelatih Middlesbrough merayakan kemenangan di akhir pertandingan perempat final Piala Liga Inggris melawan Port Vale di Vale Park, Stoke-on-Trent, Inggris tengah, pada 19 Desember 2023. Manchester United (MU) resmi mengumumkan Michael Carrick sebagai pelatih kepala mengisi posisi Ruben Amorim yang dipecat pada 5 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Carrick mengungkapkan bahwa ia mengetahui kabar penunjukannya dalam situasi yang cukup santai. Ia sama sekali tidak sedang berada di markas klub atau dalam ruang pertemuan resmi.

Saat diwawancarai BBC Sport, Carrick menjelaskan momen tersebut terjadi ketika dirinya sedang dalam perjalanan menuju Newcastle. Panggilan itu datang secara tiba-tiba di tengah perjalanan.

“Sebenarnya saya sedang di dalam mobil. Saya sedang mengemudi dalam perjalanan ke Newcastle saat pesan itu masuk. Tentu saja, itu kabar yang menyenangkan, tetapi saya cukup tenang," ungkap Carrick.

Penunjukan itu sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi kursi pelatih setelah pemecatan Amorim. Nama Ole Gunnar Solskjaer sempat disebut sebagai kandidat, namun akhirnya Carrick yang mendapatkan kepercayaan tersebut.


Rasanya Memang Sudah Pas

Setelah resmi memecat Solskjaer, Setan Merah langsung menunjuk mantan gelandang MU sekaligus asisten pelatih Solskjaer, Michael Carrick, sebagai pelatih sementara. (AFP/Peter Powell)

Meski kabar tersebut datang mendadak, Carrick mengaku ia merasakan sesuatu yang berbeda. Ada perasaan bahwa kesempatan itu memang sudah semestinya datang pada waktunya.

Sebagai mantan pemain dan anggota staf pelatih di era Jose Mourinho serta Ole Gunnar Solskjaer, Carrick memang sudah lama menjadi bagian dari dinamika klub. Pengalaman panjang itu membentuk keyakinannya bahwa suatu hari kesempatan tersebut akan tiba.

“Saya tidak tahu mengapa, tetapi rasanya tepat. Dan itu bukan berarti saya sombong atau acuh tak acuh sama sekali - rasanya cukup normal."

Lanjut Baca:

Ia menambahkan bahwa pengalamannya selama bertahun-tahun di Old Trafford mungkin membuat dirinya selalu menyimpan harapan kecil dalam benaknya. “Anda mendapatkan perasaan yang baik darinya, tetapi saya sudah berada di sini begitu lama dan mengalami begitu banyak hal sehingga mungkin, pada suatu saat, saya selalu berharap dalam benak saya bahwa kesempatan itu akan datang - dan untungnya itu terjadi.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya