Pria Asal Jepang Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel Jakarta Pusat

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan saat ditemukan, pria asal Jepang tersebut dalam posisi terlentang di atas tempat tidur.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 20 Februari 2026, 11:29 WIB
Ilustrasi garis polisi. (Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Jepang ditemukan tewas di kamar lantai 25 Nomor 2551 Hotel Merlyn Park, Jalan KH Hasyim Ashari, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Korban diketahui berinisial KH (59). Jasadnya pertama kali ditemukan pada Rabu, 18 Februari 2026 sekitar pukul 07.57 WIB.

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan saat ditemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur.

“Posisi terlentang di tempat tidur,” kata dia dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).

Terkait kejadian ini, sejumlah orang telah dimintai keterangan. Dari hasil penyelidikan awal, seorang saksi R alias D selaku PIC Travel Agent Panorama Group turun ke lobi hotel untuk bertemu guide pada pukul 07.44 WIB.

Saat itu diketahui masih ada tiga orang rombongan yang belum siap, salah satunya korban.

D bersama SR selaku petugas keamanan hotel dan rekan korban bernama Mr S menuju kamar korban pada pukul 07.55 WIB, Doni

"Pintu diketuk namun tidak ada jawaban," ucap dia.

Karena pintu dalam keadaan terkunci dari dalam, sekitar pukul 07.56 WIB pihak agen meminta bantuan manajemen hotel untuk membuka pintu.

"Sekitar 07:57 WIB teman korban (Mr S), sdr D (Agent Travel), dan Staff Hotel Meryln membuka pintu kamar untuk mengecek korban namun tidak ada responw kemudian saksi S mengecek pernapasan korban melalui hidung namun tidak ada responw," ucap dia.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke manajemen hotel dan diteruskan ke Polsek Metro Gambir.

 

Dibawa ke RSCM

Setelah dilakukan pengecekan oleh tim identifikasi, jenazah korban dibawa ke RSCM pukul 10.30 WIB.

"Hasil pengecekan awal luar tim identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ucap dia.

Menurut keterangan D, rombongan korban berjumlah 24 orang dan rencananya menginap selama dua malam yakni 17 Februari 2026 hingga 19 Februari 2026.

Pada hari kejadian, rombongan dijadwalkan melakukan kunjungan ke Suzuki Indomobil Tambun, Jawa Barat.

Kini kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Gambir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya