Barcelona Siapkan Program Khusus Ramadan untuk Lamine Yamal

Barcelona menyusun program nutrisi dan kebugaran khusus agar Lamine Yamal tetap tampil prima selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 20 Februari 2026, 14:00 WIB
Selebrasi Lamine Yamal di laga Villarreal vs Barcelona di pekan ke-17 Liga Spanyol 2025/2026 di Estadio de la Ceramica, Minggu (21/12/2025). (AP Photo/Alberto Saiz)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona melakukan berbagai cara agar aset berharga Lamine Yamal tetap dalam kondisi prima selama Ramadan 2026 dengan menyusun strategi khusus.

Dengan menyiapkan program nutrisi dan kebugaran, klub menugaskan tim medis agar memantau winger muda tersebut dapat menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu performa.

Pemain berusia 18 tahun itu akan kembali menjalankan ibadah puasa pada 2026, seperti tahun-tahun sebelumnya saat masih mencoba menembus tim utama Barcelona. Lamine Yamal terbukti mampu menyeimbangkan kewajiban menjalankan agama dengan tuntutan fisik sepak bola profesional tingkat tinggi.

Dengan terus meningkatnya peran sang pemain di tim pada musim ini, manajemen Barcelona mengambil langkah cepat untuk pencegahan ekstra terhadapnya.

Pertandingan yang Akan Dihadapi

Paruh kedua pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Serangan silih berganti dilakukan. Tampak dalam foto, gelandang Real Madrid asal Uruguay, Federico Valverde (kiri) dan penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal berebut bola saat pertandingan final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah pada Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB. (Fadel SENNA/AFP)

Yamal akan menghadapi tantangan pertamanya saat berpuasa di laga melawan Levante yang dijadwalkan akan berlangsung, Minggu (22/2/2026). Laga baru dimulai sore waktu setempat sehingga perhatian khusus tim medis Barcelona.

Klub Catalunya itu bakal optimistis terhadap kesuksesan program ini. Mereka sudah berpengalaman setelah menerapkan kebijakan serupa terhadap Ousmane Dembele, Franck Kessie, hingga Ansu Fati.

Kontribusi Klub dalam Program

Lamine Yamal berjuang mengontrol bola dalam laga Liga Spanyol antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, 3 Desember 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Dengan adanya program ini, klub ingin para pemain tidak kehilangan nutrisi dan waktu makan tetap teratur. Tim medis menekankan pentingnya asupan cairan yang cukup dan mencegah dehidrasi.

Pihak Barcelona menyadari puasa di bulan Ramadan menuntut energi dan konsentrasi yang luar biasa bagi seorang atlet. Dengan memberikan program yang sesuai, klub berharap dapat melindungi Yamal dari risiko cedera akibat kelelahan.

Langkah ini menunjukkan profesionalisme klub dalam menjaga kesehatan pemain sekaligus bentuk toleransi keberagaman keyakinan di dalam klub.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya