Inter Milan Kalah 3-1, Pio Esposito Akui Ketangguhan Bodo/Glimt

Striker Inter Milan, Pio Esposito mengakui bahwa Bodo/Glimt adalah lawan yang sangat sulit untuk ditaklukkan.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 19 Februari 2026, 11:56 WIB
Tuan rumah unggul lewat gol Sondre Brunstad Fet menit ke-20, lalu bangkit di babak kedua melalui Jens Petter Hauge menit ke-61 dan Kasper Hogh menit ke-64. Inter sempat menyamakan skor lewat gol Francesco Pio Esposito pada menit ke-30. (Thomas Andersen / NTB / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Penyerang Inter Milan, Pio Esposito tidak mencari pembenaran usai timnya kalah dari Bodo/Glimt dini hari tadi. Ia menyebut wakil Norwegia itu adalah tim kuat dan mereka sudah membuktikan diri sebagai salah satu tim yang berbahaya di Eropa.

Dini hari tadi, Inter Milan melakoni laga tandang ke Norwegia. Mereka menantang Bodo/Glimt di leg pertama babak knockout playoff Liga Champions musim 2025/2026.

Di laga ini,Inter Milan harus menelan kenyataan pahit. Mereka tumbang dengan skor 3-1 di kandang Bodo/Glimt, sehingga kans mereka untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions jadi menipis.

Esposito menilai bahwa timnya memang layak kalah di laga ini. Ia menyebut Bodo/Glimt tampil dengan sangat apik di laga ini, sehingga mereka layak meraih kemenangan.

Simak penuturan lengkap Esposito di bawah ini.


Lawan yang Kuat

Fredrik Sjovold dan Lautaro Martinez berebut bola dalam laga Liga Champions antara Bodo Glimt vs Inter Milan di Aspmyra Stadion, 19 Februari 2026. (Thomas Andersen/NTB Scanpix via AP)

Dalam wawancaranya di situs resmi Milan, Esposito menyebut bahwa Bodo/Glimt benar-benar lawan yang berbahaya. Ia juga menyebut bahwa mereka semakin kuat ketika bermain di kandang mereka sendiri.

"Bodo adalah tim yang kuat, meski banyak orang yang belum tahu akan hal ini. Mereka sudah mengalahkan tim-tim hebat seperti Manchester City dan Atletico Madrid di musim ini," buka Esposito.

"Mereka memenangkan hampir semua pertandingan kandang mereka di kompetisi Eropa. Mereka mungkin tim yang tidak diperhitungkan, namun mereka tim yang sangat terorganisir dan mereka sangat kuat saat bermain di kandang mereka."


Fokus untuk Bangkit

Bodo/Glimt menundukkan Inter Milan dengan skor 3-1 pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026 di Aspmyra Stadion, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

Meski Inter Milan tertinggal dua gol, Esposito menolak untuk menyerah. Ia menyebut Inter Milan masih punya kesempatan untuk membalikkan situasi di leg kedua nanti.

"Kekalahan ini memang terasa menyakitkan. Namun kami beruntung bahwa kami masih punya kesempatan untuk membalikkan situasi," sambung Esposito.

"Saya rasa kami tidak punya masalah dengan sikap kami hari ini. Mereka layak mendapatkan pujian atas kemenangan ini, dan saya yakin kami bisa dan seharusnya bermain lebih baik di laga ini," pungkasnya.


Mainkan Satu Laga Dulu

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu bereaksi di laga melawan Liverpool di Liga Champions, 10 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Sebelum menjamu Bodo/Glimt di San Siro pada pekan depan, Inter akan memainkan satu pertandingan terlebih dahulu.

Mereka akan berhadapan dengan Lecce di ajang Serie A dan Inter akan menggunakan laga itu sebagai pemanasan sebelum leg kedua nanti.

Sumber: Inter Milan FC

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya