Hujan Guyur Jakarta, Lalu Lintas di Tugu Tani Jakpus Tersendat

Hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pagi Kamis (19/2/2026).

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 19 Februari 2026, 10:11 WIB
Situasi Lalu Lintas di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat (Winda Nelfira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak pagi Kamis (19/2/2026). Kondisi ini membuat arus lalu lintas (lalin) di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat (Jakpus) tersendat.

Pantauan Liputan6.com, pada pukul 09.00 WIB nampak kepadatan terjadi dari arah Menteng menuju Jalan Ridwan Rais hingga ke kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Kendaraan roda empat mendominasi badan jalan dengan laju merayap. Antrean mobil juga terlihat mengular di dua lajur utama, sementara sepeda motor memanfaatkan celah di sisi kiri jalan yang tampak basah dan licin akibat genangan tipis air hujan.

Kondisi lalu lintas yang padat ini diperparah karena adanya galian di satu sisi jalan. Galian memperlambat pergerakan lalu lintas karena pengendara cenderung menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan.

Selain itu, sejumlah titik juga terlihat tersendat saat kendaraan hendak berbelok atau berpindah jalur.

Para pengendara sepeda motor yang melintas juga masih mengenakan jas hujan, sementara lainnya tetap melaju dengan kecepatan rendah di tengah arus yang padat. Sementara itu, tidak terlihat petugas melakukan rekayasa lalu lintas khusus.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Situasi Lalu Lintas di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat (Winda Nelfira/Liputan6.com)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga periode 20 Februari 2026. Dalam periode ini, wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Informasi ini disampaikan BPBD DKI Jakarta melalui unggahan resmi di laman Instagram @bpbddkijakarta. BPBD DKI menyampaikan bahwa informasi ini juga mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Peringatan dini cuaca hujan dengan intensitas sedang-sangat lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Rabu (18/2/2026).

Lebih lanjut, BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi, seperti genangan dan banjir.

Selain itu, warga ibu kota juga diminta untuk menyiapkan perlengkapan dasar, antara lain meliputi payung atau jas hujan serta tas siaga bencana.

“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” katanya.

Masyarakat juga dapat memantau tinggi muka air (TMA) secara daring melalui laman resmi BPBD DKI Jakarta di bpbd.jakarta.go.id/waterlevel. Informasi banjir terkini juga tersedia melalui situs pantauanjir.jakarta.go.id yang menampilkan peta banjir berbasis RT.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya