Alessandro Del Piero Bedah Kekalahan Juventus 2-5 dari Galatasaray: Semua Berjalan Salah

Alessandro Del Piero analisis kekalahan Juventus 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions. Sebut semua aspek berjalan salah bagi tim.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 18 Februari 2026, 19:57 WIB
Pemain Galatasaray Davinson Sanchez (atas) mencetak gol ketiga timnya pada laga leg pertama play-off Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus di Istanbul, Turki, Selasa, 17 Februari 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan dialami Juventus saat bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama play-off 16 Besar Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB. Bianconeri tumbang dengan skor 2-5 di Istanbul dan Alessandro Del Piero memberikan respon keras.

Juventus sempat unggul 2-1 hingga jeda berkat dua gol Teun Koopmeiners. Namun, babak kedua berubah menjadi mimpi buruk bagi wakil Italia tersebut.

Galatasaray bangkit lewat gol Noa Lang (dua gol), Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Situasi makin sulit setelah Juan Cabal menerima kartu merah pada menit ke-67.

Hasil ini membuat Juventus wajib menang minimal tiga gol di Allianz Stadium pada leg kedua. Tekanan besar kini berada di pundak tim asuhan Luciano Spalletti.


Del Piero: Risiko Jika Tidak Tampil Maksimal

Pemain Galatasaray, Baris Yilmaz (kanan), berduel dengan pemain Juventus, Andrea Cambiaso dalam pertandingan leg pertama play-off Liga Champions di Istanbul, Turki, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Khalil Hamra)

Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, ikut memberikan analisis tajam. Ia menjadi salah satu komentator di Sky Sport Italia untuk laga tersebut.

Del Piero menilai kekalahan di Istanbul menunjukkan rapuhnya Juventus ketika tidak berada dalam performa terbaik.

“Semua aspek memengaruhi Spalletti, menunjukkan bahwa semuanya berjalan salah,” kata Del Piero dikutip dari Tuttosport.

“Ini menunjukkan bahwa jika Juventus tidak dalam performa terbaiknya, maka inilah risiko yang mereka hadapi. Itulah kenyataannya. Mereka berisiko melakukan kesalahan sepele, yang akan dihukum," sambungnya.

Menurutnya, Juventus kalah dalam banyak aspek, baik teknis maupun mental. Galatasaray tampil lebih siap dan lebih agresif sepanjang babak kedua.


Ujian Mental dan Fisik Si Nyonya Tua

Pemain Galatasaray Sacha Boey (kanan) mencetak gol kelima timnya pada laga leg pertama play-off Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus di Istanbul, Turki, Selasa, 17 Februari 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Del Piero juga mengakui kualitas permainan tuan rumah Galatasaray yang memang lebih siap. Ia melihat perbedaan intensitas yang mencolok antara kedua tim. Faktor itu juga diprediksi akan berdampak pada laga leg kedua nanti.

“Galatasaray bermain sangat baik, mereka bermain lebih baik. Juve sangat kesulitan, secara mental dan fisik," kata Del Piero.

Del Piero menyoroti jadwal padat sebagai faktor yang menguji kedalaman skuad. Konsistensi dinilai menjadi kunci bagi tim yang ingin bersaing di level tertinggi.

"Jika Juve tidak dapat menemukan itu, mereka akan kesulitan dengan tiga pertandingan seminggu, terlepas dari apa yang telah mereka tunjukkan di minggu-minggu sebelumnya," ucap Del Piero.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya