Lamine Yamal Tampil dalam Kondisi Sakit saat Barcelona Tumbang dari Girona: Penyebab Gagal Penalti?

Lamine Yamal bermain dalam kondisi demam saat Barcelona kalah 1-2 dari Girona. Ini alasan di balik performa tak maksimal sang bintang muda.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 18 Februari 2026, 01:16 WIB
Pemain Barcelona, Lamine Yamal, tampak lesu setelah ditaklukkan Girona pada pekan ke-24 La Liga di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026). (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Performa Lamine Yamal disorot ketika Barcelona kalah 1-2 dari Girona pada laga Senin (17/2) dini hari WIB di Estadi Montilivi. Hasil ini membuat Blaugrana mengakhiri pekan ke-24 La Liga di posisi kedua, dua poin di bawah Real Madrid.

Sorotan memang tertuju pada kontroversi gol kedua Girona. Namun Barcelona juga gagal memaksimalkan peluang, terutama di babak pertama saat dominasi permainan belum membuahkan hasil.

Lamine Yamal menjadi salah satu pemain yang disorot. Ia gagal mengeksekusi penalti dan hanya mengenai tiang gawang. Sebelumnya, ia juga menyia-nyiakan peluang satu lawan satu.

Penampilan itu terasa tidak biasa. Apalagi ini menjadi laga kedua beruntun di mana Yamal tampil di bawah standar, setelah sebelumnya kurang optimal saat menghadapi Atletico Madrid.


Bermain dalam Kondisi Tidak Fit

Winger Barcelona, Lamine Yamal, gagal menghindarkan timnya dari kekalahan 1-2 kontra Girona pada laga pekan ke-24 La Liga di Estadi Municipal de Montilivi, Selasa (17/02/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Menurut laporan Que t’hi Jugues, Lamine Yamal sebenarnya tidak dalam kondisi ideal sebelum laga. Ia merasa tidak enak badan menjelang pertandingan melawan Girona.

Pemain berusia 18 tahun itu tetap dimainkan meski sedang demam. Ia turun ke lapangan dalam kondisi fisik yang jauh dari sempurna.

Fakta ini menjelaskan mengapa sentuhan dan pengambilan keputusannya terlihat kurang tajam. Intensitas dan keberanian dribel yang biasanya menjadi ciri khasnya juga menurun.

Dalam sepak bola level tertinggi, sedikit penurunan kondisi fisik bisa berdampak besar. Terlebih bagi pemain yang mengandalkan eksplosivitas dan kecepatan seperti Yamal.


Barcelona Butuh Yamal di Fase Penentuan

Lamine Yamal berjuang mengontrol bola dalam laga Liga Spanyol antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, 3 Desember 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Sejak awal tahun, Yamal tampil impresif dan menjadi salah satu motor serangan Barcelona. Namun dalam sepekan terakhir, level permainannya menurun.

Secara keseluruhan musim ini, pemain internasional Spanyol itu telah mencetak 15 gol dan 13 assist dari 32 pertandingan di semua kompetisi. Angka tersebut menegaskan perannya yang vital.

Memasuki fase akhir musim, Barcelona membutuhkan Yamal dalam kondisi sepenuhnya fit. Jadwal padat dan tekanan persaingan membuat rotasi serta manajemen kebugaran menjadi krusial.

Blaugrana masih memburu comeback di semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid dan berupaya merebut kembali puncak klasemen La Liga dari Real Madrid. Untuk itu, mereka butuh versi terbaik Lamine Yamal.

Sumber: BarcaUniversal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya