Liputan6.com, Jakarta - Memasuki Ramadan, warga mulai berbondong-bondong memadati toko demi mendapatkan kurma kualitas terbaik. Seperti yang terlihat di Toko Al-Madinah, Jalan Jalur Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat,
Warga berburu kurma mulai dari harga merakyat hingga 'Kurma Sultan' yang dibanderol mencapai Rp 1,5 juta per paketnya.
Advertisement
Bagi warga lokal, berbelanja kurma di Toko Al-Madinah sudah menjadi tradisi tahunan. Ajat Sudrajat (59), warga Caringin, sengaja datang untuk mempersiapkan kebutuhan berbagi di bulan puasa.
"Ya kita persiapan beli kurma untuk takjil, untuk bagi-bagi juga ke teman-teman dan keluarga. Kalau harganya standar aja, enak rasanya biasanya pakai Sukari," ujar Ajat pada Selasa (17/2/2026).
Senada dengan Ajat, seorang warga Cisaat bernama Dewi juga tampak memborong kurma dalam jumlah besar.
"Beli kurma Sukari yang 3 kg untuk sehari-hari selama Ramadan. Paling beli baju, sarung juga, kemarin ada kekurangan jadi nambah buat saudara-saudara. Saya baru ke sini kata tetangga baru buka, ya sudah ke sini," kata Dewi.
Tak hanya untuk konsumsi pribadi, pengurus DKM pun turut memborong stok untuk jemaah. Lukmanul Hakim, Ketua DKM Baitussalam, Perumahan Taman Asri, Cikole, memborong 6 kg kurma Sukari.
"Kita fasilitasi biar jemaah juga senang ketika menyediakan (berbuka), tidak berharap ke orang yang memberi. Tahun lalu pas saya umroh juga beli oleh-oleh di sini, komplit. Kita beli jenis Sukari dua pack, karena jemaah dan anak-anak kalau buka di masjid itu banyak sekali," ujar Lukmanul.
Fenomena Kurma Sultan Medjool, Stok Melimpah dan Pengiriman Luar Kota
Meskipun banyak varian yang tersedia, kurma jenis Medjool menjadi sorotan utama karena harganya yang tergolong tinggi. Supervisor Toko Al-Madinah, Devina Sari, menjelaskan bahwa keistimewaan kurma ini terletak pada ukuran dan kualitasnya.
"Ada jenis Medjool, harganya Rp1,5 juta per 5 kilogram, impor dari Bangladesh dan dari Arab juga. Kalau per kilogramnya seharga Rp350 ribu. Walaupun kurmanya besar, tapi bijinya kecil," ungkap Devina.
Meski ada varian premium, Devina menyebutkan bahwa selera warga Sukabumi tetap beragam. Peningkatan antusiasme ini diakui oleh pihak pengelola toko yang mencatatkan lonjakan pengunjung hingga 75 persen dibandingkan hari-hari biasanya.
"Best seller warga di sini adalah Sukari Premium seharga Rp 70 ribu per kilo, sama kurma Ajwa. Kurma berbagai macam negara ada; mulai dari kurma Mesir, Mabrum, hingga Medjool yang merupakan kualitas terbaik," ucap Devina.
Koordinator Toko, Danil Al Fahad memastikan, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok meski permintaan sangat tinggi. Bahkan, perputaran stok di toko ini mencapai angka yang fantastis dalam hitungan hari.
"Kadang seribu ton untuk 3 hari, kurma rata-rata habis 50 persen. Pembeli banyak, ada yang dari Jateng dan Jatim, kita kirim lewat ekspedisi. Stok sampai lebaran juga kita ready, sampai Syawal insyaallah aman," tutur Danil.
Ia juga merinci, kurma Medjool yang mereka sediakan berasal dari Palestina hingga California, di mana versi California merupakan yang paling mahal karena ukuran dan teksturnya.
Daftar Harga Berbagai Jenis Kurma
Untuk memberikan gambaran bagi calon pembeli, berikut adalah narasi harga yang ditawarkan di Toko Al-Madinah:
Untuk pecinta varian Sukari, tersedia Sukari Biasa Rp 55.000/kg dan Sukari Premium Rp 70.000/kg.
Ada juga Kurma Madu seharga Rp 60.000 hingga Rp 80.000/kg, serta Kurma Tangkai yang dibanderol Rp 65.000 hingga Rp 90.000/kg.
Bagi yang mencari jenis tertentu, tersedia Kurma Sukari Barkhi Rp 80.000, Kurma Non-Tangkai Rp 90.000, Kurma Safawi Rp 100.000, serta Kurma Mabrum Rp 100.000 per kg.
Varian premium lainnya meliputi Kurma Maliki Rp75.000, Kurma Salbi Rp 200.000, Kurma Ajwa Biasa Rp150.000, Ajwa Jumbo Rp 220.000, hingga Kurma Masdu yang mencapai Rp400.000/kg.
Sementara untuk harga paling ekonomis, tersedia Kurma Khalas seharga Rp 45.000 dan Kurma Mesir seharga Rp40.000 per kg.