Puasa Bukan Halangan, Begini Tips Berkendara Motor Agar Tetap Selamat

Berpuasa bukan menjadi halangan untuk tetap beraktifitas seperti biasanya, termasuk berkendara sehari-hari.

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 18 Februari 2026, 10:30 WIB
High screen atau windshield tinggi membuat tampilan Yamaha NMax Turbo jadi lebih berkarakter motor touring. (YIMM)

Liputan6.com, Jakarta - Berpuasa bukan menjadi halangan untuk tetap beraktivitas seperti biasa, termasuk berkendara sepeda motor setiap hari. Namun, berkendara saat puasa membutuhkan konsentrasi lebih tinggi dan kondisi fisik yang prima dibandingkan hari-hari biasa.

Selain kesiapan tubuh, kondisi sepeda motor juga wajib diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di jalan.

"Menjaga konsentrasi saat berkendara sangat penting, apalagi di saat kondisi tubuh sedang tidak fit karena berpuasa. Istirahatlah yang cukup dan makan makanan bergizi saat sahur untuk menjaga tubuh tetap fit," ujar Muhamad Arief, Instruktur Yamaha Riding Academy PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Berikut beberapa tips menjaga kesehatan dan keselamatan selama Ramadan agar tubuh tetap bugar dan siap menjalani aktivitas berkendara.

1. Perhatikan Pola Makan Saat Sahur

Sahur memiliki peran penting untuk menjaga stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa sekaligus beraktivitas di siang hari.

Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur agar energi bertahan lebih lama. Hindari makanan tinggi minyak dan lemak karena bisa memicu rasa kantuk di siang hari serta berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Asupan cairan juga tak kalah penting. Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik agar tidak mudah lemas saat berkendara.

2. Tetap Olahraga Ringan dan Istirahat Cukup

Meski berpuasa, aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran. Pilih olahraga ringan seperti berjalan kaki atau peregangan ringan menjelang berbuka.

Selain itu, manfaatkan waktu istirahat di sela aktivitas. Kurang tidur saat sahur dapat menurunkan fokus dan refleks saat mengendarai motor. Padahal, konsentrasi merupakan faktor utama keselamatan di jalan raya.

3. Atur Kecepatan, Jangan Terburu-buru Mengejar Buka Puasa

Salah satu momen yang rawan kecelakaan adalah menjelang waktu berbuka puasa. Banyak pengendara terburu-buru pulang atau mencari lokasi berbuka.

Hindari berkendara dengan kecepatan tinggi atau agresif. Waspadai area ramai seperti pusat jajanan takjil dan persimpangan padat kendaraan. Jika memungkinkan, pulanglah lebih awal atau berbuka terlebih dahulu di perjalanan untuk menghindari risiko kecelakaan.

4. Gunakan Safety Gear dan Cek Kondisi Motor

Keselamatan berkendara dimulai dari perlengkapan yang tepat. Gunakan helm dengan visor, jaket, sarung tangan, serta sepatu yang nyaman untuk melindungi kaki.

Tak kalah penting, lakukan pengecekan motor sebelum digunakan, antara lain:

  • Pastikan tekanan angin ban sesuai standar agar tidak mudah selip
  • Periksa kondisi rem, pastikan pakem dan responsif
  • Cek saringan udara serta area CVT agar tidak kotor atau terbuka
  • Pastikan lampu dan klakson berfungsi dengan baik.

Motor yang prima akan membantu pengendara tetap aman dan nyaman selama perjalanan.

 

5. Istirahat Saat Berkendara Jarak Jauh

Jika harus menempuh perjalanan jarak jauh saat berpuasa, jangan memaksakan diri ketika tubuh mulai lelah. Segera menepi dan beristirahat di tempat yang aman dan nyaman.

Sebaiknya pengendara sudah merencanakan titik berhenti, terutama jika harus berbuka puasa di perjalanan. Saat beristirahat, lakukan pengecekan ringan kembali pada motor untuk memastikan kendaraan siap digunakan kembali.

Berkendara saat puasa membutuhkan persiapan ekstra, baik dari sisi fisik maupun kondisi kendaraan. Dengan menjaga pola makan, istirahat cukup, serta disiplin dalam menggunakan perlengkapan keselamatan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Ingat, tujuan utama berkendara bukan hanya sampai tujuan, tetapi juga selamat hingga tiba di rumah untuk berbuka puasa bersama keluarga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya