Duel Maut Pemilik Warung Lawan 3 Perampok Bersenjata Tajam, Tetap Melawan Meski Bersimbah Darah

Meski kalah jumlah dan menghadapi ancaman senjata tajam, Jhon tidak tinggal diam. Dia melakukan perlawanan hingga terjadi baku hantam di depan warung. Aksi berani Jhon membuat para pelaku gagal menggasak barang berharga dan memilih melarikan diri.

oleh Reza EfendiDiterbitkan 16 Februari 2026, 17:12 WIB
pemilik warung duel lawan perampok. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Duel maut dan mencekam terjadi di Pasar Kapuas, Lingkungan 42, Kecamatan Medan Belawan. Seorang pemilik warung kelontong bernama Jhon terlibat baku hantam sengit demi mempertahankan hartanya dari kepungan tiga perampok bersenjata tajam pada Senin (16/2/2026).

Peristiwa bermula saat Jhon baru saja kembali membeli makanan dan hendak masuk ke dalam warungnya. Tanpa disadari, tiga pria misterius sudah membuntutinya.

"Ada tiga pria bersenjata tajam datang dari belakang. Salah satu pelaku langsung memiting korban hingga terjatuh," ujar Kepala Lingkungan 42, Fauziah, saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV, suasana berubah mencekam saat ketiga pelaku menganiaya korban secara membabi buta. 

Meski kalah jumlah dan menghadapi ancaman senjata tajam, Jhon tidak tinggal diam. Dia melakukan perlawanan hingga terjadi baku hantam di depan warung.

Aksi berani Jhon membuat para pelaku gagal menggasak barang berharga dan memilih melarikan diri. Namun, Jhon harus membayar mahal keberaniannya dengan sejumlah luka serius.

"Korban dilarikan ke klinik terdekat karena mengalami luka bacok di bagian kepala, pelipis, dan tangan akibat sabetan senjata tajam pelaku," tambah Fauziah.

Insiden ini menyisakan trauma bagi para pedagang di kawasan Pasar Kapuas. Mereka mengaku cemas dan waswas akan adanya aksi serupa yang mengintai keamanan wilayah mereka.

Kapolsek Belawan, AKP Ponijo, mengonfirmasi bahwa kasus ini kini sedang dalam penanganan serius. 

"Korban sudah melaporkan kasusnya, dan saat ini ditangani oleh Polres Pelabuhan Belawan," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya