Real Madrid dan 13 Penalti yang Sudah Didapat Hingga Pekan ke-24 La Liga 2025/2026

Real Madrid menang 4-1 atas Real Sociedad di La Liga. Dua gol dari penalti, total 13 penalti musim ini, dan rekor Vinicius jadi sorotan.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 15 Februari 2026, 07:16 WIB
Vinicius Junior mencetak gol dari titik penalti dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Santiago Bernabeu, 15 Februari 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid menunjukkan mental kuat saat menundukkan Real Sociedad 4-1 pada pekan ke-24 La Liga, Minggu (15/2) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantar Los Blancos naik ke puncak klasemen, setidaknya untuk sementara, melewati Barcelona.

Laga di Santiago Bernabeu itu bukan sekadar kemenangan meyakinkan. Ada cerita lain yang menyertainya, mulai dari dua penalti Vinicius Junior hingga statistik yang memunculkan perdebatan.

Madrid unggul cepat lewat Gonzalo Garcia pada menit kelima, memanfaatkan umpan silang Trent Alexander-Arnold yang kembali menjadi starter usai cedera. Sociedad sempat menyamakan skor melalui penalti Mikel Oyarzabal sebelum laga berubah drastis.

Dua penalti yang dieksekusi Vinicius serta satu gol jarak jauh Federico Valverde memastikan dominasi tuan rumah. Namun, di balik skor telak itu, terdapat angka-angka dan fakta unik yang layak dicermati lebih dalam.


13 Penalti Musim Ini: Real Madrid dan Fenomena Titik Putih

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Real Sociedad dalam lanjutan La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

Dua dari empat gol Real Madrid lahir dari titik penalti. Vinicius Junior tidak hanya mengeksekusi dengan sempurna, tetapi juga memenangkan kedua penalti tersebut. Jon Aramburu menjadi pihak yang dua kali melanggar di kotak terlarang.

Fakta ini memperpanjang daftar penalti Madrid di La Liga musim ini menjadi 13. Jumlah tersebut setidaknya empat lebih banyak dibanding tim lain di lima liga top Eropa. Bayern Munich, misalnya, baru memperoleh sembilan penalti di Bundesliga.

Situasi ini tak lepas dari karakter permainan Madrid yang agresif di kotak penalti lawan. Kecepatan Vinicius dan Kylian Mbappe, pergerakan tanpa bola, serta duel satu lawan satu memaksa bek lawan mengambil risiko.

Namun, dominasi penalti juga berdampak pada statistik lanjutan. Madrid hanya melepaskan 11 tembakan, tetapi mengumpulkan 3,1 expected goals (xG). Angka itu melonjak signifikan karena kontribusi dua penalti yang memiliki probabilitas gol tinggi.


Rekor Vinicius dan Statistik yang Tak Biasa

Vinicius Junior dan Alvaro Arbeloa berpelukan dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Vinicius mencatatkan rekor menarik dalam laga ini. Ia menjadi pemain kedua yang tercatat memenangkan dan mencetak dua atau lebih penalti dalam satu pertandingan La Liga, setelah Neymar melakukannya untuk Barcelona melawan Rayo Vallecano pada Oktober 2015.

Ketajaman Vinicius dari titik putih menunjukkan kematangan mental. Dalam dua momen krusial, ia tetap tenang dan menempatkan bola ke sudut bawah gawang tanpa cela.

Di sisi lain, Aramburu mencatat rekor yang kurang menyenangkan. Ia menjadi pemain pertama yang menyebabkan lebih dari satu penalti dalam satu laga La Liga sejak Desember 2023, ketika Juanlu Sanchez melakukannya untuk Sevilla saat menghadapi Getafe.

Menariknya, perbandingan statistik tembakan menghadirkan kontras. Madrid mencatat 11 tembakan, sementara Sociedad membukukan 13. Namun, efektivitas dan kualitas peluang membuat Madrid unggul jauh dalam xG dan skor akhir.

Sumber: FotMob

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya