Al Nassr vs Al Fateh: Cristiano Ronaldo Akhiri Aksi Mogok, Hanya Butuh 18 Menit untuk Cetak Gol

Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-962 dalam kariernya saat kembali membela Al Nassr usai mogok tiga laga di tengah persaingan gelar Saudi Pro League

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 15 Februari 2026, 02:49 WIB
Aksi Joao Felix di laga Liga Arab Saudi antara Al Fateh vs Al Nassr, 15 Februari 2026. (Official X Al Nassr)

Liputan6.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo kembali mencuri perhatian di Saudi Pro League. Setelah menyudahi aksi mogok selama tiga pertandingan, megabintang Portugal itu langsung mencatatkan namanya di papan skor untuk Al Nassr.

Ronaldo kembali memperkuat Al-Nassr dalam laga tandang krusial melawan Al-Fateh, Minggu 15 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi bagian penting dari persaingan gelar, dengan Al-Nassr masih berusaha mengejar ketertinggalan dari rival utama.

Kembalinya Ronaldo tidak hanya berdampak pada permainan tim, tetapi juga membawa nuansa tersendiri di tengah dinamika internal klub dan sorotan terhadap masa depannya.


Gol Cepat dalam Laga Penentuan

Ronaldo membuka keunggulan Al-Nassr hanya 18 menit setelah laga dimulai. Ia menyambar umpan silang Sadio Mane dengan tembakan voli yang akurat, sebelum merayakannya dengan selebrasi khas “Siu” di sudut lapangan.

Gol tersebut terasa signifikan karena dicetak dalam laga tandang yang penting bagi perburuan gelar. Al-Nassr datang ke pertandingan ini dengan status peringkat ketiga klasemen, tertinggal empat poin dari Al Hilal.

Tambahan satu gol itu juga memperpanjang catatan pribadi Cristiano Ronaldo. Ia kini telah mengoleksi 962 gol sepanjang karier profesionalnya, hanya terpaut 38 gol dari target pribadinya menembus angka 1.000.


Comeback di Tengah Ketegangan Internal

Ronaldo kembali mengenakan ban kapten dan tetap mendapat dukungan kuat dari suporter Al-Nassr. Selama masa absennya, para penggemar disebut masih mengibarkan bendera sebagai bentuk dukungan kepada sang bintang.

Absennya Ronaldo dalam tiga laga sebelumnya dikaitkan dengan kekecewaan terhadap manajemen klub. Ia dilaporkan frustrasi melihat minimnya belanja pemain Al-Nassr dibandingkan para rivalnya di liga.

Sejak musim 2022-2023, Al-Hilal disebut memiliki pengeluaran bersih transfer jauh lebih besar, meski klub-klub elite Saudi, termasuk Al-Nassr, berada di bawah kepemilikan mayoritas Public Investment Fund.

Kembalinya Ronaldo ke tim utama dipandang sebagai dorongan besar, bukan hanya bagi Al-Nassr, tetapi juga bagi otoritas sepak bola Arab Saudi yang ingin menjaga daya tarik liga. Skenario terburuk bagi mereka adalah jika Ronaldo memilih pergi sebelum kontraknya berakhir pada 2027.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya