Manchester United Tuchel dan Ancelotti, Sulitnya Cari Manajer Baru!

Upaya Manchester United mencari manajer permanen baru kembali menemui jalan buntu. Setelah Thomas Tuchel, kini Carlo Ancelotti resmi menolak tawaran Setan Merah

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 15 Februari 2026, 01:50 WIB
Thomas Tuchel kini menjadi pelatih timnas Inggris. Meski berhasil meraih trofi bersama Chelsea, beberapa kebijakan transfernya menuai kontroversi. Tuchel kerap melepas pemain Inggris yang akhirnya bersinar di klub lain.

Liputan6.com, Jakarta - Upaya Manchester United dalam mendatangkan manajer permanen baru kini kembali menghadapi rintangan yang cukup berat.

Setelah gagal mendapatkan kepastian dari Thomas Tuchel yang memilih bertahan di Timnas Inggris, kini giliran Carlo Ancelotti yang resmi menutup peluang ke Old Trafford.

Pelatih asal Italia tersebut memilih untuk memperpanjang masa baktinya bersama Timnas Brasil.

Kondisi ini membuat pilihan bagi Setan Merah semakin terbatas dalam menentukan nakhoda untuk musim mendatang.

Nama Ancelotti sebelumnya memang santer dikaitkan dengan posisi panas di kursi kepelatihan United.

Namun, laporan terkini mengonfirmasi bahwa mantan pelatih Real Madrid itu telah menyepakati kontrak baru berdurasi empat tahun dengan Timnas Brasil.


Keputusan Ancelotti Tolak MU

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Ancelotti sendiri baru mulai menangani skuad Selecao pada Mei 2025 dan sejauh ini belum melewati turnamen besar.

Walaupun demikian, ia telah berhasil membawa Brasil mengamankan tiket ke Piala Dunia.

Di turnamen tersebut, Brasil dijadwalkan berada dalam satu grup bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia.

Ancelotti dikabarkan sangat menikmati pengalaman perdananya melatih di level sepak bola internasional.

Keputusan untuk memperpanjang kontrak ini menjadi bukti komitmennya dalam proyek jangka panjang bersama tim raksasa Amerika Selatan tersebut.

Bagi manajemen United, kabar ini menjadi pukulan telak kedua dalam proses pencarian manajer anyar mereka.


Tuchel Lebih Pilih Inggris

Selebrasi Michael Carrick usai membawa Manchester United meraih kemanangan dramatis atas Fulham 3-2 di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Sebelum kegagalan merekrut Ancelotti, Thomas Tuchel juga sudah mengambil langkah yang serupa.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengumumkan bahwa eks manajer Chelsea itu telah menandatangani perpanjangan kontrak selama dua tahun.

Padahal, Tuchel sempat melakukan pertemuan dengan petinggi United pada 2024 untuk membahas peluang menggantikan Erik ten Hag.

Namun, pada saat pertemuan tersebut berlangsung, pihak manajemen klub memutuskan untuk tidak melakukan pergantian pelatih.

Saat dikonfirmasi mengenai adanya pendekatan dari klub sebelum memperpanjang kontrak, Tuchel menegaskan loyalitasnya kepada Inggris.

Ia menyatakan telah berkomitmen penuh untuk bertahan sejak November, dan pihak FA pun memiliki visi yang sejalan.

Tuchel menegaskan bahwa seluruh proses berjalan sangat jelas tanpa ada keraguan sedikit pun.

Meskipun mengakui peluang kembali ke level klub tetap terbuka, ia memastikan hal itu tidak akan terjadi dalam dua setengah tahun ke depan.

Keputusan Tuchel ini secara praktis menghapus satu lagi kandidat kuat yang sebelumnya masuk dalam radar manajemen United.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya