Real Madrid Berpeluang Rekrut Pilar Manchester City

Real Madrid membuka peluang merekrut Rodri dari Manchester City untuk memperkuat lini tengah setelah kepergian Kroos dan Modric.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 13 Februari 2026, 10:47 WIB
Gelandang Man City, Rodri (kanan) ketika merebut bola dari gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2023/2024 di Santiago Bernabeu, Rabu (10/4/2024) dini hari WIB. (JAVIER SORIANO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mulai membuka peluang besar untuk merekrut gelandang Manchester City, Rodri, pada bursa transfer mendatang. Langkah ini muncul setelah klub kehilangan Toni Kroos yang pensiun dan Luka Modric yang hengkang.

Kehilangan dua figur sentral itu membuat Real Madrid masih mencari kestabilan dan kesinambungan di lini tengah. Klub belum menemukan kombinasi yang benar-benar mendekati trio Kroos, Casemiro, dan Modric.

Berbagai komposisi dengan Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Federico Valverde telah dicoba. Akan tetapi, keseimbangan ideal yang diharapkan belum juga terwujud secara konsisten.


Kebutuhan Real Madrid di Lini Tengah

Gelandang Manchester City, Rodri (16), memberi salam kepada para penggemar di tribune setelah laga Piala Dunia Antarklub Grup G melawan Juventus di Orlando, Florida, Jumat, 27 Juni 2025. (AP Photo/Phelan M. Ebenhack)

Manajemen Real Madrid kini memantau pasar transfer menjelang musim panas demi menemukan sosok yang sesuai dengan sistem permainan tim. Beberapa nama seperti Vitinha, Enzo Fernandez, dan Aleksandar Pavlovic masuk dalam radar klub.

Selain pemain mapan, sejumlah talenta muda juga dipertimbangkan sebagai investasi masa depan. Salah satunya adalah gelandang AZ Alkmaar, Kees Smit, yang dinilai memiliki potensi besar.

Di antara semua kandidat, Rodri menjadi nama yang paling sering dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu. Banyak pihak di internal klub menilai ia sebagai pengganti paling ideal untuk peran Kroos.

Situasi kontrak Rodri ikut memicu spekulasi. Masa baktinya di Manchester City masih berlaku hingga 2027, tetapi masa depannya belum sepenuhnya pasti.

Ayah Rodri, Antonio Hernandez, memberi pernyataan yang membuka ruang interpretasi terkait kelanjutan karier putranya. Ia mengatakan, “Saya tidak bisa mengatakan apa pun. Dia sangat nyaman di tempatnya sekarang, tetapi mungkin dia sendiri belum tahu di mana akan bermain. Ia sedang bernegosiasi, tetapi saya tidak tahu apa-apa. Sejarahnya belum ditulis.”


Faktor Cedera dan Usia Rodri

Rodri terpilih sebagai peraih Ballon d'Or 2024 mengalahkan dua pemain Real Madrid, Vinicius Junior dan Jude Bellingham. (FRANCK FIFE/AFP)

Rodri bergabung dengan Manchester City pada 2019 dan menjadi pemain kunci dalam era sukses Pep Guardiola. Ia bahkan mencetak gol penentu yang membawa City meraih gelar Liga Champions pertama mereka.

Guardiola pernah melabeli Rodri sebagai pemain yang “tidak tergantikan” dalam skema timnya. Namun, kondisi fisiknya dalam satu setengah tahun terakhir menjadi perhatian serius.

Pada September 2024, Rodri mengalami cedera ligamen lutut anterior yang memaksanya menepi lama. Setelah kembali bermain, ia hanya mencatat 14 penampilan akibat cedera otot yang datang berulang.

Kondisi tersebut membuat Real Madrid harus mempertimbangkan risiko jangka panjang jika ingin merekrutnya. Usia yang kini 29 tahun dan riwayat cedera bisa memengaruhi kontribusinya di level tertinggi dalam beberapa musim ke depan.

Kemungkinan kepindahan Rodri ke Spanyol masih belum dapat dipastikan. Namun, Real Madrid dinilai perlu memikirkan opsi lain yang lebih sesuai dengan visi masa depan klub, tapi tetap mampu memberikan stabilitas yang dibutuhkan di lini tengah.

Sumber: The Real Champs


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya