Liputan6.com, Ottawa - Kepolisian Berkuda Kerajaan Kanada (Royal Canadian Mounted Police/RCMP) menyatakan bahwa 10 orang, termasuk pelaku, tewas dalam tragedi penembakan massal di sebuah sekolah menengah di Provinsi British Columbia, Kanada.
Dalam pernyataan resmi pada Selasa, RCMP Tumbler Ridge menyebutkan bahwa enam orang ditemukan meninggal dunia di dalam gedung Tumbler Ridge Secondary School. Sementara itu, satu orang lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Demikian seperti dilansir dari Al Jazeera.
Advertisement
Selain korban di sekolah, polisi juga menemukan dua orang tewas di sebuah rumah yang diyakini memiliki keterkaitan dengan peristiwa penembakan tersebut.
RCMP menjelaskan bahwa insiden ini melibatkan seorang "penembak aktif di Tumbler Ridge Secondary School" di British Columbia. Polisi juga menyatakan bahwa seorang individu yang diyakini sebagai pelaku ditemukan dalam kondisi tewas dengan luka yang tampaknya merupakan akibat tindakan bunuh diri.
Dua orang korban dilaporkan diterbangkan ke rumah sakit menggunakan helikopter dengan kondisi luka serius atau mengancam jiwa. Sementara itu, sekitar 25 orang lainnya sedang menjalani pemeriksaan dan penanganan medis di pusat kesehatan setempat untuk luka yang tidak mengancam jiwa.
Polisi memastikan bahwa seluruh siswa dan staf sekolah yang tersisa telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Saat ini, aparat kepolisian bekerja sama dengan otoritas pendidikan setempat untuk mendukung proses reunifikasi atau pertemuan kembali para siswa dengan keluarga mereka secara terkoordinasi.
Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney telah mengeluarkan pernyataan dukungan bagi keluarga korban dan para pejabat di British Columbia menyusul insiden penembakan tersebut.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X, Carney menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi itu.
"Saya sangat terpukul oleh penembakan mengerikan yang terjadi hari ini di Tumbler Ridge, British Columbia. Doa dan belasungkawa terdalam saya bersama keluarga dan sahabat yang telah kehilangan orang-orang tercinta akibat tindakan kekerasan yang mengerikan ini," tulisnya.
"Saya bergabung dengan warga Kanada dalam duka bersama mereka yang hidupnya berubah selamanya hari ini, serta dalam rasa syukur atas keberanian dan ketulusan para petugas tanggap darurat yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi sesama warga."
Carney menambahkan, "Kemampuan kita untuk bersatu dalam krisis adalah yang terbaik dari negara kita — empati, persatuan, dan kepedulian kita satu sama lain."
Kota Tumbler Ridge, yang terletak di kaki Pegunungan Rocky British Columbia, memiliki jumlah penduduk kurang dari 3.000 jiwa.
Kanada memiliki aturan kepemilikan senjata api yang lebih ketat dibandingkan negara tetangganya, Amerika Serikat. Meski demikian, serangkaian penembakan massal dalam beberapa tahun terakhir tetap memicu desakan untuk pengetatan lebih lanjut terhadap pengendalian senjata.