Cara Menghilangkan Bau Amis pada Spons Cuci Piring Agar Dapur Higienis

Spons cuci piring bau amis? Ketahui panduan lengkap cara menghilangkan bau amis pada spons cuci piring agar dapur Anda kembali higienis dan bebas kuman.

oleh Khulafa Pinta WinastyaDiterbitkan 12 Februari 2026, 09:00 WIB
Cara Menghilangkan Bau Amis pada Spons Cuci Piring. (Foto: Gemini AI)

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau amis pada spons cuci piring penting dipahami untuk menjaga kebersihan alat makan di rumah. Spons cuci piring adalah salah satu alat dapur yang paling sering digunakan, namun kerap diabaikan kebersihannya.

Benda ini rentan menjadi sarang bakteri dan kuman karena kondisi lembap serta sisa makanan yang menempel, dan pada akhirnya menyebabkan bau amis tidak sedap. Bau amis ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga menjadi indikasi adanya pertumbuhan bakteri yang dapat menyebarkan kuman ke peralatan makan lainnya. Menjaga kebersihan spons sangat penting untuk kesehatan keluarga.

Ada berbagai metode efektif untuk  menghilangkan bau amis pada spons cuci piring dan menjadikannya kembali segar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan bau amis pada spons cuci piring agar dapur tetap higienis. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (11/02/2026).

Menggunakan Cuka Putih

Tips Mencuci Spons Cuci Piring Supaya Bebas Kuman. (Foto: Gemini AI)

Cuka putih dikenal sebagai disinfektan alami yang efektif membunuh bakteri dan menghilangkan bau tidak sedap pada spons cuci piring. Kandungan asam asetat dalam cuka mampu menetralkan bau dan memecah penumpukan bakteri tanpa memerlukan pembersih sintetis. Metode ini merupakan pilihan yang aman dan ramah lingkungan untuk menjaga kebersihan spons.

Untuk membersihkan spons dengan cuka, langkah pertama adalah membilas spons di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa makanan atau kotoran yang menempel. Setelah itu, peras spons hingga tidak terlalu basah. Siapkan mangkuk dan isi dengan cuka putih secukupnya, pastikan spons dapat terendam sepenuhnya.

Rendam spons dalam cuka pekat selama sekitar lima hingga sepuluh menit agar cuka bekerja efektif dalam mengatasi bau dan kuman. Setelah perendaman, keluarkan spons, bilas dengan air hangat atau air panas, lalu peras hingga kelebihan air keluar. Biarkan spons mengering di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik untuk mencegah pertumbuhan bakteri kembali.

Memanfaatkan Baking Soda

Cara Bersihkan Wajan Berkarat (AI)

Baking soda adalah alternatif alami yang sangat efektif untuk mengatasi berbagai masalah kebersihan, termasuk menghilangkan noda, kotoran, dan bau tak sedap pada spons cuci piring. Sifat abrasif ringan yang dimilikinya membuatnya cocok untuk membersihkan spons tanpa merusak permukaannya, sekaligus menetralkan bau. Baking soda juga dapat membantu mengangkat kotoran membandel yang terperangkap di pori-pori spons.

Untuk membersihkan spons menggunakan baking soda, campurkan beberapa sendok makan baking soda dengan air hangat hingga membentuk pasta. Pastikan spons sudah dibilas bersih dari sisa makanan. Gosokkan pasta baking soda ini ke seluruh permukaan spons, atau rendam spons dalam larutan baking soda dan air hangat.

Biarkan spons menyerap larutan tersebut selama beberapa jam, atau setidaknya selama 15-20 menit. Setelah itu, bilas spons dengan air hangat yang mengalir dan peras hingga airnya habis. Keringkan spons di tempat terbuka agar benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Kekuatan Lemon atau Jeruk Nipis

Ilustrasi cuka dan baking soda. (copyright Freepik)

Lemon atau jeruk nipis tidak hanya memberikan aroma segar, tetapi juga memiliki sifat antiseptik dan antibakteri alami berkat kandungan asam sitratnya. Asam sitrat ini efektif melawan kuman, membantu menghilangkan bau tak sedap, dan bahkan dapat memecah lemak yang menempel pada spons. Penggunaan lemon juga dapat berfungsi sebagai penghilang noda alami.

Untuk membersihkan spons dengan lemon atau jeruk nipis, Anda bisa memeras setengah buah lemon atau jeruk nipis langsung ke spons yang sudah dibilas bersih. Pastikan spons sudah dicuci dengan sabun cuci piring terlebih dahulu untuk mengangkat kotoran permukaan. Perasan lemon akan langsung menambah sensasi segar dan membantu menetralkan bau.

Sebagai metode yang lebih mendalam, Anda bisa mencampurkan perasan jeruk nipis dengan sedikit garam dan sabun cuci tangan, lalu rendam spons dalam campuran tersebut. Setelah itu, tuang air panas ke dalam wadah berisi spons dan bahan tadi, pastikan spons terendam sepenuhnya. Biarkan beberapa saat agar bahan-bahan bekerja, lalu bilas spons hingga bersih dan keringkan.

Disinfeksi dengan Microwave

Tips Mencuci Spons Cuci Piring Supaya Bebas Kuman (Foto: Reve Art AI)

Penggunaan microwave adalah cara yang sangat efektif untuk membunuh 99,9 persen kuman dan bakteri yang bersarang di spons cuci piring. Panas tinggi yang dihasilkan microwave mampu menembus pori-pori spons dan mengeliminasi mikroorganisme berbahaya dalam waktu singkat. Metode ini cepat dan efisien untuk disinfeksi mendalam.

Sebelum memasukkan spons ke dalam microwave, pastikan spons dalam keadaan basah, bukan kering, karena spons yang kering dapat terbakar. Rendam spons dalam air terlebih dahulu, atau pastikan spons sudah lembap setelah digunakan. Untuk spons scrub, gunakan sekitar 60 mililiter air, sedangkan untuk spons selulosa, sekitar 120 mililiter air.

Masukkan spons basah ke dalam microwave dan panaskan dengan daya tinggi selama 1 hingga 5 menit. Uap panas yang dihasilkan akan membunuh bakteri. Setelah proses selesai, hati-hati saat mengeluarkan spons karena akan sangat panas. Biarkan spons dingin selama 10-15 menit sebelum dikeluarkan untuk menghindari luka bakar. Metode ini tidak disarankan untuk spons yang mengandung logam.

Perendaman Air Panas dan Pemutih

Tips Mencuci Spons Cuci Piring Supaya Bebas Kuman (Foto: Gemini AI)

Perendaman spons dalam larutan air panas dan pemutih adalah metode yang sangat efektif untuk disinfeksi dan menghilangkan bau tak sedap. Pemutih mengandung bahan kimia yang kuat untuk membunuh semua jenis kuman yang menyebabkan bau tidak sedap pada spons. Metode ini dapat membunuh 99,9 persen dari tiga jenis bakteri utama yang sering ditemukan pada spons.

Untuk melakukan perendaman ini, siapkan wadah dan tuangkan air hangat (bukan panas mendidih). Tambahkan sekitar ½ sampai 1 sendok teh pemutih ke dalam air, lalu aduk hingga tercampur rata. Beberapa sumber menyarankan larutan 3/4 cangkir pemutih dengan 1 galon air atau 2/3 cangkir pemutih dalam wadah berisi air panas.

Peras spons, lalu masukkan ke dalam larutan pemutih. Gunakan sarung tangan untuk mencegah iritasi kulit. Biarkan spons terendam setidaknya selama 20 hingga 30 menit untuk hasil terbaik. Setelah perendaman, bilas spons dengan air bersih hingga sisa pemutih hilang sepenuhnya, lalu peras dan keringkan.

Pentingnya Pengeringan dan Penggantian Rutin

Spons Cuci Piring. (Gemini AI)

Selain metode pembersihan, menjaga spons tetap kering dan menggantinya secara teratur adalah kunci untuk mencegah bau amis dan pertumbuhan bakteri. Spons yang lembap adalah tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak, karena kondisi hangat dan adanya sisa makanan menjadi lingkungan sempurna bagi mikroorganisme. Pengeringan yang optimal setelah setiap penggunaan sangat penting untuk meminimalkan bau dan bakteri.

Setelah selesai mencuci piring, bilas spons dengan air bersih dan peras air sebanyak mungkin. Jangan biarkan spons tergeletak basah di wastafel atau wadah kedap udara. Sebaiknya, letakkan spons di rak atau dudukan yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik agar cepat mengering. Menjemur spons di bawah sinar matahari juga dapat membantu membunuh bakteri secara alami.

Meskipun dibersihkan secara rutin, spons cuci piring memiliki batas usia pakai dan perlu diganti secara berkala. Direkomendasikan untuk mengganti spons setiap 1 hingga 2 minggu, atau paling lama setiap tiga minggu hingga satu bulan, tergantung frekuensi dan cara penggunaannya. Tanda-tanda spons harus diganti antara lain bau tidak sedap yang tidak hilang setelah dicuci, perubahan warna, tekstur rusak seperti sobek atau rapuh, atau spons yang lembap terus-menerus.

FAQ

  1. Mengapa spons cuci piring sering berbau amis? Spons cuci piring berbau amis karena menjadi tempat berkembang biaknya bakteri akibat kondisi lembap dan sisa makanan.
  2. Seberapa sering spons cuci piring harus diganti? Spons cuci piring sebaiknya diganti setiap 1 hingga 2 minggu, atau maksimal sebulan sekali, tergantung penggunaan.
  3. Apakah cuka putih aman untuk menghilangkan bau pada spons? Ya, cuka putih aman dan efektif sebagai disinfektan alami untuk menghilangkan bau dan membunuh bakteri pada spons.
  4. Bisakah microwave digunakan untuk membersihkan spons? Ya, microwave dapat membunuh 99,9 persen kuman pada spons basah jika dipanaskan selama 1-5 menit dengan daya tinggi.
  5. Bagaimana cara mencegah spons cepat berbau amis? Cegah spons cepat berbau dengan membilasnya bersih setelah digunakan, memerasnya hingga kering, dan menyimpannya di tempat yang berventilasi baik.
  6. Apakah baking soda efektif untuk menghilangkan bau amis pada spons? Ya, baking soda efektif menetralkan bau dan mengangkat kotoran membandel berkat sifat abrasif ringannya.
  7. Apakah air panas saja cukup untuk membersihkan spons? Air panas saja tidak cukup untuk menghilangkan kuman secara tuntas; perlu dikombinasikan dengan sabun, cuka, atau pemutih untuk disinfeksi efektif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya