Tragedi di Jalan Lintas Sumatera, Ibu Meninggal dan Anaknya Luka Berat

Sang ibu, LF meninggal dunia di tempat kejadian dan kemudian dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Sementara itu, anak korban yang berinisial IFA (10) mengalami luka robek dan patah tulang di kaki kanan.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 09 Februari 2026, 19:53 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan maut yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia. (Liputan6.com/Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang ibu rumah tangga berinisial LF meninggal setelah motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 57, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (8/2/2026) siang. Sementara anaknya yang masih berusia 10 tahun, mengaami luka berat. 

Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP M. Erza T. Nasution mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala,” ujar AKP Erza, Senin (9/2/2026). 

Kecelakaan bermula saat sebuah truk box berwarna hijau bernomor polisi B 9121 TXX melaju dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk berusaha mendahului kendaraan truk lain yang berada di depannya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat berwarna hijau bernomor polisi BE 2464 DBT yang berusaha mengurangi kecepatan. Namun dari arah belakang, sepeda motor Honda Vario merah bernomor polisi BE 2734 OM yang dikendarai LF datang secara mendadak sehingga pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraan. 

“Motor Honda Vario menyenggol knalpot sepeda motor Honda Beat, kemudian kehilangan kendali dan pengendara serta penumpangnya terjatuh ke arah roda depan truk box,” terangnya. 

Akibat kejadian tersebut, LF meninggal dunia di tempat kejadian dan kemudian dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Sementara itu, anak korban yang berinisial IFA (10) mengalami luka robek dan patah tulang di kaki kanan.

“Korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan perawatan medis. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya