Joan Laporta Resmi Mundur dari Presiden Barcelona Jelang Pemilu Klub

Joan Laporta mengundurkan diri dari jabatan presiden Barcelona untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden klub. Barcelona kini memasuki fase politik pentin

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 09 Februari 2026, 19:29 WIB
Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Pau BARRENA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Joan Laporta resmi mengundurkan diri sebagai presiden Barcelona menjelang pemilihan klub. Keputusan ini diambil agar ia bisa mencalonkan diri dalam pemilu mendatang.

Barcelona kini memasuki fase politik klub yang penting. Arah masa depan klub menjadi sorotan menjelang pemilihan.

Pemilihan presiden Barcelona dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026. Proses ini akan menentukan kepemimpinan baru klub.

Pengumuman pengunduran diri Laporta disampaikan secara resmi oleh klub. Langkah tersebut mengikuti aturan dalam statuta Barcelona.


Alasan Joan Laporta Mundur

Presiden FC Barcelona, ​​Joan Laporta, meninggalkan gedung pengadilan Ciutat de la Justicia di Barcelona pada 12 Desember 2025 setelah menyatakan diri sebagai saksi dalam kasus korupsi wasit sepak bola "Negreira". (Manaure Quintero/AFP)

Barcelona menjelaskan alasan pengunduran diri Laporta melalui pernyataan resmi. Klub merujuk pada Pasal 42.f Statuta FC Barcelona.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa Laporta mundur agar dapat maju dalam pemilihan dewan direksi. Pemilu tersebut akan digelar pada 15 Maret.

Pengunduran diri itu diformalkan dalam rapat rutin dewan direksi pada Senin. Pada pertemuan itu pula pengumuman pemilu diterbitkan secara resmi.

“Sesuai Pasal 42.f Statuta FC Barcelona, Presiden Joan Laporta telah mengundurkan diri dari jabatannya agar dapat mencalonkan diri dalam pemilihan Dewan Direksi yang akan digelar pada 15 Maret,” demikian bunyi pernyataan klub.


Gelombang Pengunduran Diri Pengurus

Joan Laporta saat menyapa Lionel Messi di acara pelantikannya menjadi presiden Barcelona (AFP)

Selain Laporta, beberapa anggota dewan juga mengundurkan diri. Mereka mengambil langkah serupa untuk ikut dalam proses pemilihan.

Wakil Presiden Urusan Kelembagaan Elena Fort turut mundur. Wakil Presiden Urusan Sosial Antonio Escudero juga melepas jabatan.

Sejumlah direktur ikut mengajukan pengunduran diri. Mereka adalah Ferran Olive, Josep Maria Albert, Javier Barbany, Miquel Camps, Aureli Mas, Javier Puig, dan Joan Soler.


Susunan Sementara Kepemimpinan

Presiden Barcelona, Joan Laporta saat bersama rekrutan anyar tim Marcus Rashford. (X/Barcelona)

Setelah pengunduran diri diformalkan, dewan direksi tetap menjalankan tugas. Mereka bertugas hingga akhir masa jabatan pada 30 Juni dengan komposisi baru.

Rafael Yuste ditunjuk sebagai presiden sementara. Josep Cubells menjabat wakil presiden sekaligus sekretaris.

Alfons Castro menjadi bendahara. Josep Ignasi Macia, Angel Riudalbas, Joan Sole i Sust, dan Sisco Pujol mengisi posisi direktur.

Sumber: Barca Universal


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya