IHSG Hari Ini 9 Februari 2026 Kembali ke 8.000, Saham CHEM hingga SOCI Melonjak

Sempat melemah pada awal sesi perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada Senin, (9/2/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Februari 2026, 17:12 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak tetapi mampu melanjutkan penguatan signifikan pada perdagangan saham Senin, (9/2/2026).(Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak tetapi mampu melanjutkan penguatan signifikan pada perdagangan saham Senin, (9/2/2026). Bahkan, IHSG hari ini kembali ke 8.000 di tengah nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan mayoritas sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melambung 1,22% ke posisi 8.031,87. Indeks saham LQ45 melonjak 0,66% ke posisi 820,94. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.031,87 dan level terendah 7.883. Sebanyak 433 saham menguat sehingga angkat IHSG. 252 saham melemah dan 136 saham diam di tempat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, penguatan IHSG didorong sektor saham energi, basic dan siklikal. Selain itu, pergerakan saham emiten-emiten konglomerasi juga mengangkat IHSG. “Di sisi lain hari ini ada rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mengaut di level 127 vs 123,5,” ujar Herditya saat dihubungi Liputan6.com.

Total frekuensi perdagangan 2.273.043 kali dengan volume perdagangan saham 40,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.798.

Dari 11 sektor saham menghijau, dua sektor saham melemah. Sektor saham kesehatan turun 0,23% dan sektor saham keuangan susut 0,19%. Sementara itu, sektor saham basic meroket 4,41%, dan catat kenaikan terbesar.

Selain itu, sektor saham energi naik 2,93%, sektor saham industri bertambah 0,19%, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 1,53%, sektor saham consumer siklikal medaka 2,06%.

Selanjutnya sektor saham properti mendaki 0,58%, sektor saham teknologi bertambah 0,81%, sektor saham infrastruktur menanjak 1,23% dan sektor saham transportasi meroket 0,40%.

Pada awal pekan ini, saham CHEM melonjak 17,68% ke posisi Rp 107 per saham. Harga saham CHEM dibuka stagnan di posisi Rp 91 per saham. Saham CHEM berada di level tertinggi Rp 122 dan level terendah Rp 89 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.843 kali dengan volume perdagangan 1.955.350 saham. Nilai transaksi Rp 21,9 miliar.

Gerak Saham

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham SOCI terbang 16,50% ke posisi Rp 466 per saham. Saham SOCI dibuka naik delapan poin ke posisi Rp 418 per saham. Harga saham SOCI berada di level tertinggi Rp 480 dan level terendah Rp 390 per saham. Total frekuensi perdagangan 11.099 kali dengan volume perdagangan saham 766.050 saham. Nilai transaksiR p 34,3 miliar.

Harga saham PTBA naik 1,18% ke posisi Rp 2.580 per saham. Saham PTBA dibuka stagnan di posisi Rp 2.550 per saham. Harga saham PTBA berada di level tertinggi Rp 2.580 dan level terendah Rp 2.520 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.251 kali dengan volume perdagangan 142.394 saham. Nilai transaksi Rp 36,2 miliar.

Harga saham ELSA naik 2,13% ke posisi Rp 720 per saham. Saham ELSA dibuka naik lima poin ke posisi Rp 710 per saham. Harga saham ELSA berada di level tertinggi Rp 735 dan level terendah Rp 690 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.204 kali dengan volume perdagangan 600.238 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 42,8 miliar.

Top Gainers-Losers

IHSG melemah sejak awal perdagangan yang dibuka pada level 8.027,82. Berdasarkan data RTI, Kamis (29/1/2026), IHSG sore turun 88,354 poin atau setara 1,06 persen ke posisi 8.232,201. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham PURI terbang 34,50%
  • Saham YELO terbang 33,82%
  • Saham LINK terbang 24,73%
  • Saham IFSH terbang 24,63%
  • Saham ALKA terbang 24,41%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham REAL melemah 14,29%
  • Saham SSTM melemah 12,27%
  • Saham KJEN melemah 12%
  • Saham RLCO melemah 10%
  • Saham SINI melemah 9,90%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 1,4 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 1,3 triliun
  • Saham BMRI senilai Rp 883,2 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 809,2 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp56,32 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 120.472 kali
  • Saham PADI tercatat 64.478 kali
  • Saham BUVA tercatat 61.688 kali
  • Saham TRUE tercatat 60.092 kali
  • Saham BBCA tercatat 52.212 kali

Bursa Saham Asia Pasifik

Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham, Senin, 9 Februari 2026. Saham-saham Jepang melonjak ke rekor tertinggi dan memimpin kenaikan di kawasan Asia Pasifik. Kenaikan indeks saham Jepang terjadi setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memenangkan pemilihan umum atau pemilu.

Mengutip CNBC, Partai Demokrat Liberal yang berkuasa meraih mayoritas di majelis rendah yang beranggotakan 465 kursi, berdasarkan laporan NHK.

Indeks Nikkei 225 di Jepang melewati 57.000 untuk pertama kalinya sebelum mengurangi kenaikan. Indeks Nikkei ditutup naik 3,9% ke posisi 56.363,94. Indeks Topix melompat ke rekor tertinggi di 3.783,94. Indeks saham acuan itu menguat 2,3%.

Ekonom Aberdeen Investments, Sree Kochugovindan menuturkan, kemenangan telak bagi Takaichi bisa menjadi “hasil terbaik” bagi pasar dalam jangka menengah. Hal ini karena investasi strategis dan reformasi pajak memperkuat saham.

Saham-saham Jepang telah mencapai beberapa titik tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh apa yang disebut "perdagangan Takaichi" karena pasar mengharapkan kebijakan ekonomi perdana menteri — yang dipandang sebagai kelanjutan Abenomics yang berfokus pada pertumbuhan — untuk meningkatkan ekuitas, sementara melemahkan yen karena ia mendorong kebijakan moneter yang lebih longgar dan pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi.

Selain itu, indeks saham acuan lainnya menguat di bursa saham Asia. Indeks Kospi di Korea Selatan bertambah 4,1% ke posisi 5.298,04. Indeks Kosdaq melesat 4,3% ke posisi 1.127,55. Indeks ASX 200 di Australia mendaki 1,85% ke posisi 8.870,1. Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,71%. Indeks CSI 300 melonjak 1,63% ke posisi 4.719,06. Indeks SET di Thailand meroket hampir 4%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya