JK Dukung Rencana Pramono Bangun Banyak Rusun di Jakarta, Minta Warga Tak Banyak Protes

JK meminta warga untuk tidak marah jika lahan atau tanah dibeli pemerintah untuk dijadikan rusun.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 08 Februari 2026, 15:00 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Palang Merah Indonesia Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengikuti kerja bakti bertajuk Jaga Jakarta Bersih yang digelar serentak di seluruh wilayah Jakarta. (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla (JK) menyatakan, salah satu solusi Jakarta menjadi bersih dan tidak macet adalah dengan membangun hunian bertingkat atau rumah susun (rusun).

"Kalau Jakarta ingin bersih, ingin tidak banjir, ingin tidak macet, hidup bertingkat, rumah tingkatan," kata JK usai kerja bakti bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026).

Oleh karena itu, JK meminta warga untuk tidak marah jika lahan atau tanah dibeli pemerintah untuk dijadikan rusun.

"Jadi kalau tanahnya dibeli, tanahnya dibebaskan, itu jangan marah. Demi beliau juga agar jangan banjir, jangan kebakaran, jangan macet. Harus hidup bertingkat," kata dia.

"Kita harus mendukung rencana Pak Gubernur untuk bikin rumah bertingkat. Jadi kalau ada yang dibebaskan, jangan protes. Karena demi Anda sendiri itu semua," sambungnya.

Banyaknya Rumah Tapak Sebabkan Banjir

Seorang anak bermain air saat banjir menggenangi Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur. (Liputan6.com/Arya Manggala)

JK mencontohkan negara lain yang sudah menerapkan konsep hunian bertingkat seperti Singapura, Malaysia, Thailand hingga Kamboja.

"Cuma tinggal Jakarta dan Manila (yang belum menerapkan konsep hunian bertingkat), karena kita suka banjir. Karena tidak ada resapan lagi. Semua kalau kita di atas semua lihat, rumah demi rumah," ujar JK.

Banyaknya rumah tapak menurutnya membuat lahan resapan air menjadi rendah dan rawan banjir.

"Jadi tempat air tidak ada lagi masuk ke bawah, kurang, masih ada tapi kurang. Jadi kalau tingkat hidup ke atas, maka itu tidak banjir, kemudian juga air meresap ke bawah," pungkasnya.

Infografis Habis Hujan Deras Terbitlah Banjir Jakarta (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya