Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026). Kepala Negara diagendakan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu 8 Februari 2026.
Prabowo bertolak menuju Provinsi Jawa Timur bersama rombongan terbatas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada pukul 17.30 WIB.
Advertisement
Setibanya di Jawa Timur, Prabowo akan menggelar sejumlah pertemuan pada malam hari ini. Keesokan harinya, dia dijadwalkan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU yang akan diikuti oleh lebih dari 100 ribu jemaah.
Mujahadah Kubro ini merupakan simbol kekuatan dan refleksi NU untuk menjadi kekuatan sosial keagamaan bangsa. Selain itu, kehadiran Prabowo menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial, serta mendorong kemajuan bangsa di tengah tantangan global.
Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Tampak melepas keberangkatan Presiden antara lain Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi.
Dihadiri Ratusan Ribu Orang
Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) bakal digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, 7–8 Februari 2026. Tercatat sudah ada 104.541 jemaah yang bakal hadir di acara tersebut. Sekretaris PWNU Jawa Timur HM Faqih mengatakan, jumlah tersebut tercatat hingga H-2 pelaksanaan atau Jumat (6/2/2026).
"Hingga H-2 tercatat jemaah mencapai 104.541 orang atau jika dibulatkan sekitar 105 ribu orang dengan 1.100 lebih bus serta ribuan kendaraan lainnya," kata Faqih di Surabaya, Jumat (6/2/2026).
Faqih juga mengatakan, jumlah tersebut terdiri atas 77.541 orang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim dan sekitar 27.000 warga Muslimat NU. Jemaah tersebut menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, serta 5.413 sepeda motor.
Seluruh peserta dibagi dalam sembilan zona dengan sembilan person in charge (PIC) dari PWNU Jatim, serta didukung 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal.
Jadi Puncak Harlah NU
Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim Masykuri Bakri mengatakan pelaksanaan Mujahadah Kubro mendapat dukungan penuh dari Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya, serta Dinas Perhubungan setempat.
"Kapasitas Stadion Gajayana sesuai konstruksi tribun hanya sekitar 35.000 orang, sehingga jemaah lainnya akan berada di luar stadion. Untuk itu, videotron diperbanyak di area luar stadion hingga radius sekitar tiga kilometer," katanya.
Mujahadah Kubro yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026, merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan PWNU Jatim.