TP PKK Pusat Salurkan 100 Paket Peralatan Ibadah untuk Warga Terdampak Bencana di Agam

TP PKK Pusat salurkan 100 paket peralatan ibadah untuk warga terdampak bencana di Malalak, Agam. Bantuan hadir jelang Ramadan, penuh empati dan kepedulian.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 06 Februari 2026, 14:58 WIB
TP PKK Pusat menyalurkan 100 paket bantuan peralatan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: Puspen Kemendagri

Liputan6.com, Agam - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menyalurkan 100 paket bantuan peralatan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Paket bantuan tersebut terdiri dari Al-Qur’an, sarung, mukena, dan sajadah.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit, terlebih menjelang bulan Ramadan.

TP PKK Pusat menyalurkan 100 paket bantuan peralatan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: Puspen Kemendagri

Wujud Empati dan Amanah dari Ketua Umum TP PKK

TP PKK Pusat menyalurkan 100 paket bantuan peralatan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: Puspen Kemendagri

Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran pengurus TP PKK Pusat merupakan bentuk penyampaian langsung rasa belasungkawa, duka, dan empati yang mendalam kepada masyarakat. Ia diamanahkan langsung oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian untuk menyerahkan paket bantuan yang dibutuhkan masyarakat menjelang Ramadan.

“Bawa paket ibadah untuk menyemangati Bapak-Ibu semua. Al-Qur'an yang menjadi pedoman hidup kita ya, semoga selalu dalam pelukan kita semua. Kita baca, kita tadaburi. Semoga apa yang Ibu-Ibu perjuangkan hari ini, itu Allah balas dengan sebaik-baik balasan,” katanya di Masjid Al-Hidayah Toboh, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar, Jumat (6/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yane turut memberikan semangat kepada warga. Ia menuturkan bahwa bencana merupakan ujian yang menguji ketawakalan manusia kepada Allah SWT. Menurutnya, terdapat dua pilar utama dalam menjalani kehidupan, yakni sabar dan syukur, yang keduanya merupakan karunia dari Allah SWT.

“Kita harus selalu bersabar, dan kita harus selalu bersyukur. Syukur, ujian. Sabar juga, ujian. Kita dikasih rezeki, Alhamdulillah kita bersyukur. Itu pun ujian buat kita. Kita dikasih musibah, kita bersabar. Itu pun tidak lepas dari karunia dan rahmat Allah,” ujarnya.

Bantuan Diharapkan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

Yane menegaskan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak dan ketetapan Allah SWT. Bencana juga menjadi ujian bagi semua pihak terkait kepedulian dan solidaritas. Bantuan yang diserahkan TP PKK memang tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang, seperti rumah maupun anggota keluarga.

“Kami pun tidak bisa menghilangkan rasa sedih yang ada di hati Bapak-Ibu semua. Tapi semoga kehadiran kami di sini, masuk ke hati Ibu-Ibu semua, Bapak-Ibu semua, bahwa ini adalah rasa peduli kami, rasa sayang kami, solidaritas kami untuk semua warga yang ada di sini,” ungkapnya.

Ia berharap tidak ada lagi bencana susulan. Ia juga berharap paket bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Sesuai hasil koordinasi dengan TP PKK di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga nagari, pihaknya telah melakukan pendataan penerima bantuan.

“Kami mendata siapa saja yang berhak untuk menerima bantuan kami yang terbatas ini. Jadi semoga apa yang kami bawa ini bisa disalurkan tepat sasaran. Sesuai dengan data yang sudah kita diskusikan bersama,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya