IHSG Anjlok 2,83%, 672 Saham Rontok pada Sesi Pertama

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin turun tajam hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama, Jumat, (6/2/2026) usai laporan Moody's

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 06 Februari 2026, 13:38 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Jumat, (6/2/2026).(Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Jumat, (6/2/2026). Koreksi IHSG terjadi usai laporan Moody’s yang mempertahankan peringkat utang Indonesia tetapi outlook diubah menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Selain itu, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini anjlok 2,83% ke posisi 7.874,41.  Indeks saham LQ45 terpangkas 2,3% ke posisi 810,28. Seluruh indeks saham acuan melemah.

Menjelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.025,14 dan level terendah 7.861,68. Sebanyak 671 melemah sehingga menekan IHSG. 89 saham menguat dan 57 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.463.229 kali dengan volume perdagangan saham 22,2 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 10,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.875.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 3,88%, sektor saham basic susut 4,17%, sektor saham industri terpangkas 4,7%, dan sektor saham consumer nonsiklikal susut 1,78%. Selain itu, sektor saham consumer siklikal merosot 5,43% dan catat koreksi terbesar.

Lalu sektor saham kesehatan turun 1,09%, sektor saham keuangan melemah 1,97%, sektor saham properti susut 3,21%. Selanjutnya sektor saham teknologi melemah 1,64%, sektor saham infrastruktur tertekan 3,63% dan sektor saham transportasi melemah 2,25%.

Jelang akhir pekan, saham ERAL terpangkas 6,15% ke posisi Rp 366 per saham. Harga saham ERAL dibuka turun ke posisi Rp 374 dari posisi sebelumnya Rp 390 per saham. Saham ERAL berada di level tertinggi Rp 382 dan level terendah Rp 362 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.293 kali dengan volume perdagangan saham 322.680 saham. Nilai transaksi Rp 12 miliar.

Gerak Saham

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham RAJA terpangkas 8,14% ke posisi Rp 3.500 per saham. Saham RAJA dibuka susut 210 poin ke posisi Rp 3.600 dari penutupan sebelumnya Rp 3.810 per saham. Harga saham RAJA berada di level tertinggi Rp 3.800 dan level terendah Rp 3.480 per saham. Total frekuensi perdagangan 9.654 kali dengan volume perdagangan 227.591 saham. Nilai transaksi Rp 83 miliar.

Harga saham RMKO susut 12,40% ke posisi Rp 530 per saham. Harga saham RMKO dibuka ke posisi Rp 595 per saham dari sebelumnya Rp 605 per saham. Saham RMKO berada di level tertinggi Rp 615 dan level terendah Rp 520 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.957 kali dengan volume perdagangan 368.427 saham. Nilai transaksi Rp 20,9 miliar.

Harga saham NCKL susut 2,67% ke posisi Rp 1.275 per saham. Saham NCKL dibuka melemah ke posisi Rp 1.275 per saham dari posisi sebelumnya Rp 1.310 per saham. Harga saham NCKL berada di level tertinggi Rp 1.295 dan level terendah Rp 1.255 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.231 kali dengan volume perdagangan 143.124 saham. Nilai transaksi Rp 18,3 miliar.

Top Gainers-Losers

Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang mencatat top gainers antara lain:

  • Saham INAI melonjak 26,65%
  • Saham KJEN melonjak 26,39%
  • Saham NZIA melonjak 23,91%
  • Saham LION melonjak 23,46%
  • Saham LRNA melonjak 16,67%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham PADI merosot 15%
  • Saham PIPA merosot 14,94%
  • Saham ARKO merosot 14,93%
  • Saham SSTM merosot 14,87%
  • Saham COIN merosot 14,86%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 79.887 kali
  • Saham MINA tercatat 54.236 kali
  • Saham PPRE tercatat 44.866 kali
  • Saham ANTM tercatat 36.865 kali
  • Saham BUVA tercatat 31.873 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 941,9 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 745,4 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 673,3 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 489,1 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 417,6 miliar

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya