Arsenal Rasakan Tekanan di Emirates, Martin Odegaard Tegaskan Mental Tim Kian Kuat

Martin Odegaard menyebut energi dari puluhan ribu suporter Arsenal bisa terasa langsung di lapangan, terutama dalam situasi-situasi krusial pertandingan.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 05 Februari 2026, 23:53 WIB
Pemain Arsenal David Raya, Martin Odegaard, Bukayo Saka, Ben White dan Declan Rice (kiri ke kanan melakukan selebrasi setelah memenangkan adu penalti pada pertandingan sepak bola leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Porto FC di Emirates Stadium, London utara, 12 Maret 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Arsenal, Martin Odegaard, secara terbuka mengakui bahwa atmosfer di Emirates Stadium terkadang membawa ketegangan bagi para pemain. Ia menyebut energi dari puluhan ribu suporter bisa terasa langsung di lapangan, terutama dalam situasi-situasi krusial pertandingan.

“Kadang-kadang Anda bisa merasakannya karena jumlah penontonnya sangat banyak. Atmosfernya benar-benar terasa,” ujar Odegaard dalam wawancara dengan Men in Blazers Media Network.

Meski demikian, gelandang asal Norwegia itu menegaskan bahwa dukungan suporter Arsenal lebih sering menjadi suntikan energi positif ketimbang beban.


Pengakuan Odegaard

Martin Odegaard (kiri) berduel dengan Casemiro saat Arsenal menjamu Manchester United pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (26/1/2026) malam WIB. (Mike Egerton/PA via AP)

Pernyataan Odegaard ini muncul setelah kritik tajam Roy Keane yang menilai suporter Arsenal menularkan rasa gugup kepada para pemain asuhan Mikel Arteta, terutama setelah kekalahan 2-3 dari Manchester United di Emirates. Namun Odegaard menilai kegugupan di tribun merupakan hal yang wajar dalam sepak bola.

“Tentu saja mereka bisa merasa gugup pada momen tertentu, misalnya saat kami mempertahankan keunggulan. Tapi itu bagian dari sepak bola,” kata Odegaard.

“Sebagian besar waktu, energi dari stadion itu luar biasa dan itulah yang kami inginkan.”

Arsenal sendiri merespons kritik tersebut dengan performa meyakinkan. The Gunners meraih kemenangan kandang atas Kairat di Liga Champions, menang di markas Leeds United pada ajang Premier League, serta menyingkirkan Chelsea di semifinal Carabao Cup di Emirates Stadium.


Mental Arsenal

Pemain Manchester United, Lisandro Martinez, melindungi bola dari hadangan pemain Arsenal, Martin Odegaard, dalam pertandingan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Odegaard menambahkan bahwa pengalaman Arsenal dalam persaingan gelar selama beberapa musim terakhir telah membentuk mental tim yang lebih kuat.

“Kami sudah berada dalam perburuan gelar selama beberapa tahun. Itu memberi kami pengalaman, dan setiap musim kami tumbuh sebagai tim,” ujarnya. Ia juga menilai skuad musim ini berada dalam kondisi yang sangat baik, baik dari sisi kedewasaan maupun kesiapan mental.

Saat ini Arsenal unggul enam poin atas Manchester City dengan 14 laga tersisa. Meski tiga musim beruntun finis di posisi kedua dan belum mengangkat trofi sejak menjuarai Piala FA 2020, Odegaard tetap optimistis.

“Kami percaya pada apa yang kami lakukan dan pada skuad ini. Kami akan terus berjuang dan mendorong diri setiap hari,” tegasnya.

Sumber: Men In Blazers

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya