Inter Milan Dihukum Denda dan Larangan Fans Tandang Akibat Lemparan Petasan ke Emil Audero

Inter Milan didenda €50.000 dan mendapat larangan suporter tandang tiga laga Serie A usai insiden pelemparan petasan yang melukai Emil Audero saat melawan Cremo

oleh Asad ArifinDiterbitkan 04 Februari 2026, 20:56 WIB
Kiper Cremonese dan penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Dalam duel pekan ke-23 Serie A tersebut, Cremonese kalah 0-2 dari Inter. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan harus membayar mahal kemenangan mereka di markas Cremonese. Insiden pelemparan petasan yang melukai kiper Cremonese, Emil Audero, berbuntut sanksi tegas dari otoritas sepak bola Italia.

Laga Serie A antara Cremonese vs Inter Milan, Senin (2/2) dini hari WIB, sempat terganggu pada awal babak kedua. Sebuah petasan dilemparkan dari area tribun pendukung Nerazzurri ke arah lapangan.

Petasan tersebut meledak tepat di dekat Emil Audero. Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia itu mengalami luka kecil serta bekas luka bakar di bagian lutut, meski akhirnya tetap melanjutkan pertandingan.

Peristiwa ini mencoreng pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Inter 2-0. Alih-alih fokus pada hasil, sorotan justru mengarah pada sanksi berat yang harus diterima Nerazzurri akibat ulah satu oknum pendukungnya.


Kronologi Insiden yang Melukai Emil Audero

Kiper Timnas Indonesia itu terkena petasan yang dilemparkan dari tribun suporter I Nerazzurri. (AFP/Piero Cruciatti)

Insiden terjadi tak lama setelah babak kedua dimulai. Dari tribun pendukung tandang Inter Milan, sebuah petasan dilemparkan ke lapangan dan meledak di sisi kiper Cremonese, Emil Audero.

Ledakan tersebut membuat pertandingan dihentikan selama beberapa menit. Audero terlihat mengalami luka kecil dan luka bakar di kakinya, namun tim medis menyatakan kondisinya memungkinkan untuk melanjutkan laga.

Keputusan Audero untuk tetap bermain mendapat apresiasi, tetapi insiden itu tetap dicatat sebagai pelanggaran serius. Keselamatan pemain menjadi perhatian utama Lega Serie A.

Pelaku pelemparan petasan berhasil diidentifikasi dan ditangkap dalam waktu 48 jam setelah kejadian. Proses cepat ini menjadi salah satu faktor yang kemudian diperhitungkan dalam keputusan sanksi.


Denda €50.000 dan Larangan Suporter Tandang

Pemain Inter Milan tampak marah pada suporter saat insiden kiper Cremonese, Emil Audero, yang terkena petasan pada laga pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (1/2/2026). (AFP/Piero Cruciatti)

Lega Serie A mengonfirmasi bahwa Inter Milan dijatuhi denda sebesar €50.000. Hukuman tersebut diberikan karena pelemparan benda ke lapangan yang menyebabkan cedera pada pemain lawan.

Selain denda finansial, Inter juga menerima peringatan resmi. Liga memuji kerja sama Nerazzurri dalam mengidentifikasi pelaku serta kecaman terbuka klub terhadap insiden tersebut.

Namun, sanksi tidak berhenti di situ. Menteri Dalam Negeri Italia menjatuhkan larangan bagi pendukung Inter untuk menghadiri tiga laga tandang Serie A berikutnya, yang diumumkan pada Selasa (3/2/2026).

Akibatnya, fans Inter tidak diizinkan membeli tiket dan melakukan perjalanan ke Reggio Emilia, Lecce, dan Florence. Mereka absen saat Inter bertandang ke markas Sassuolo, Lecce, dan Fiorentina.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya