Desa Wisata Indonesia Mendunia, Tak Cuma Jago Kandang

Desa Wisata Kampung Prai Ijing (Tebara) memperoleh penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award.

oleh Septian DenyDiterbitkan 04 Februari 2026, 11:15 WIB
Kampung Tarung merupakan desa adat yang ada di Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Liputan6.com, Jakarta - Desa Wisata Kampung Prai Ijing (Tebara) yang terletak di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperoleh penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATA) 2026, yang diselenggarakan oleh ASEAN Tourism Forum di Cebu, Filipina.

Pemberian anugerah kepada Prai Ijing yang merupakan Desa Bakti BCA ini meneguhkan kontribusi perseroan terhadap pengembangan usaha komunitas masyarakat desa dan UMKM yang berkelanjutan bagi perekonomian warga lokal.

Dikenal dengan arsitektur tradisional yang unik dan adat kepercayaan Marapu, desa wisata yang terletak di atas bukit ini juga masih menjaga budaya tenun.

Budaya tersebut bukan hanya menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara untuk melihat proses menenun, tapi juga turut menjadi penggerak perekonomiaan lokal dengan penjualan ragam produk tenun Sumba bagi pengunjung.

Semangat Prai Ijing dalam menjunjung budaya Sumba tersebut mendapatkan apresiasi di tingkat internasional melalui penghargaan ASEAN Tourism Sustainable Awards untuk kategori Rural Product.

"Pencapaian ini kembali menunjukkan potensi yang sangat besar yang dimiliki desa-desa wisata Indonesia sebagai pariwisata berkelanjutan yang unggul," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, Rabu (4/2/2026)

ASEAN Tourism Awards (ATA) merupakan ajang penghargaan yang ditujukan untuk memberikan apresiasi bagi pelaku pariwisata di negara-negara ASEAN. Ajang ATA 2026 diadakan dalam rangkaian ASEAN Tourism Forum (ATF), yang merupakan bagian dari upaya negara-negara ASEAN untuk mempromosikan wilayah ASEAN sebagai tujuan wisata bagi wisatawan, baik di dalam maupun di luar kawasan ASEAN.

 

Pendampingan

Liburan tahun baru ke desa wisata bisa lebih terjangkau lewat mobile banking (BCA)

Program UMKM dan Desa Bakti BCA memberikan pendampingan menyeluruh kepada 28 Desa Bakti BCA yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Inisiatif Desa Bakti BCA menjunjung dua tujuan utama, yaitu peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan perluasan akses pasar.

Melalui berbagai program, seperti penguatan atraksi wisata, pengelolaan layanan, pembekalan literasi keuangan, familiarization trip, hingga pemberdayaan UMKM lokal, Bakti BCA berharap dapat mendukung usaha komunitas yang berkelanjutan dan berkontribusi pada perekonomian warga lokal.

“Kami berharap kontribusi Desa Bakti BCA dapat mendorong desa-desa wisata lain di Indonesia dalam meraih potensi optimalnya dalam menyelenggarakan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan seperti halnya yang diraih Desa Wisata Kampung Prai Ijing Tebara ini,” pungkas Hera.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya