Teknologi AI Disalahgunakan untuk Membuat Hoaks, Simak Kumpulannya

Teknologi AI kini jadi senjata baru penipu. Simak kumpulan hoaks yang memanfaatkan teknologi AI.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 04 Februari 2026, 11:00 WIB
Penelusuran hoaks AI klaim video warga terjebak banjir di dalam bus Jakarta Selatan.

Liputan6.com, Jakarta - Kemajuan pesat teknologi Kecerdasan Buatan (AI) telah membawa inovasi luar biasa di berbagai sektor kehidupan. Namun, di balik potensi besar itu, muncul pula sisi gelap yang mengancam integritas informasi dan keamanan masyarakat global. AI kini dimanfaatkan secara masif untuk menciptakan berbagai bentuk kumpulan hoaks yang memanfaatkan teknologi AI dan penipuan yang semakin canggih, membuatnya sulit dibedakan dari kenyataan.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran serius karena hoaks berbasis AI, terutama dalam bentuk deepfake, mampu memanipulasi konten video, gambar, atau audio dengan tingkat akurasi tinggi. Konten palsu ini terlihat sangat asli, mengaburkan batas antara fakta dan fiksi di mata publik. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap media dan informasi menjadi terkikis.

Berbagai hoaks telah terungkap di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks yang memanfaatkan teknologi AI, simak daftarnya.

 Gibran Beri Bantuan Dana Rp 40 Juta

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan bantuan dana sebesar Rp 40 juta. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 31 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Spesial Untuk warga Indonesia kami berikan Bantuan Dana sebesar Rp 40.000.000

𝗦𝗬𝗔𝗥𝗔𝗧 & 𝗞𝗘𝗧𝗘𝗡𝗧𝗨𝗔𝗡

Suka dan bagikan postingan ini 😊🙏"

Unggahan berisi video yang menyertakan pidato Gibran, berikut isinya:

"Teruntuk semua rakyat Indonesia, siapa saja yang belum pernah kebagian bansos, hari ini dilaksanakan bansos tunai, syaratnya asalkan belum pernah dapat bansos sesimpel itu, tekan love dan panah untuk mendukung acara ini. saya mohon bantuan ini hanya untuk penerima yang belum pernah dapat bantuan,"

Lalu benarkah klaim video Wapres Gibran memberikan bantuan dana sebesar Rp 40 juta? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Video Menkeu Purbaya Umumkan Dana Bansos UMKM

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa umumkan dana bantuan bansos Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 31 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"BISMILLAH DANA BANTUAN BANSOS UMKM RESMI KHUSUS UNTUK MASYARAKAT INDONESIA"

Video unggahan menampilkan Purbaya memakai jas hitam dan dasi warna biru muda. Ada logo Inews dalam postingan pengumuman tersebut.

Video disertai narasi sebagai berikut:

"Assalamualaikum saya Purbaya, jangan diskip kalau video ini muncul di berandamu insyaallah ada kebaikan yang sedang mendekat, yang menulis amin semoga jadi yang pertama menerima kabar baik, yang hanya melihat semoga Allah tetap cukupkan rejekinya, dan yang berdoa insyaallah dialah yang paling dulu merasakannya"

Unggahan juga menyertakan link kirim pesan. Bila diklik akan mengarah ke percakapan di Facebook.

Lalu benarkah klaim video Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan bansos UMKM? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Video Warga Terjebak Banjir di Dalam Bus Jakarta Selatan

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim rekaman video penumpang detik-detik pesawat ATR 42- 500 jatuh, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 21 Januari 2026.

Klaim rekaman video penumpang detik-detik pesawat ATR 42- 500 jatuh berupa video yang menampilkan pesawat di langit kemudian komponen bagian mesin yang berputar terlihat kendor.

Dalam video tersebut menampilkan seorang mengeluarkan ekspresi sambil menitipi bagian wajahnya dan memperlihatkan kabin pesawat.

Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut, "Detik-detik jatuhnya pesawat Yang direkam Salah satu penumpang"

Unggahan video diberi keterangan sebagai berikut.

"Rekaman salah satu penumpang pesawat ATR 42- 500Sabtu 17 - 1 2026"

Benarkah klaim rekaman video penumpang detik-detik pesawat ATR 42- 500 jatuh? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya