Hilang di Spanyol, Kucing Peliharaan Keluarga Prancis Pulang Sendiri Setelah Lima Bulan

Bagaimana bisa kucing ini hilang di Spanyol tapi bisa kembali ke rumah majikan?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 04 Februari 2026, 18:35 WIB
Ilustrasi Kucing/Photo by Michael Sum on Unsplash

Liputan6.com, Paris - Seekor kucing peliharaan bernama Filou milik pasangan Patrick dan Evelyne Sire kembali ke pemiliknya setelah dinyatakan hilang selama hampir lima bulan di Spanyol. Yang mengejutkan, kucing tersebut diduga menempuh perjalanan sekitar 250 kilometer, melintasi beberapa wilayah dan perbatasan negara, sebelum akhirnya ditemukan tidak jauh dari rumah pemiliknya di selatan Prancis.

Peristiwa itu bermula pada awal Agustus 2025, saat keluarga Sire dalam perjalanan pulang ke Olonzac, wilayah Hérault, usai berlibur di Delta Ebro, Spanyol. Saat singgah di sebuah tempat peristirahatan di Catalonia untuk mengisi bahan bakar dan minum kopi, mereka tanpa sadar meninggalkan salah satu jendela mobil kemping sedikit terbuka. Diduga, di saat itulah Filou keluar dari kendaraan.

Pasangan tersebut baru menyadari kucing mereka hilang beberapa jam kemudian, ketika berhenti di kawasan Danau Jouarres, wilayah Aude. Setelah memastikan Filou tidak berada di dalam mobil, mereka mencoba mencarinya dengan memanggil dan memberi makanan, namun tidak berhasil, dikutip dari Oddity Central, Rabu (4/2/2026).

Keesokan harinya, Patrick dan Evelyne kembali ke lokasi peristirahatan di Catalonia, menelusuri area sekitar dan meminta keterangan warga. Mereka juga melapor ke asosiasi kesejahteraan hewan setempat di Maçanet serta mengajukan laporan kehilangan ke Guardia Civil. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Harapan sempat muncul pada 19 Agustus setelah laporan penampakan kucing hitam putih di sekitar lokasi Filou diduga hilang. Keluarga Sire kembali ke Catalonia dan bermalam di sana, tetapi kucing yang terlihat kembali menghilang sebelum dapat diamankan. Beberapa foto kucing yang ditemukan asosiasi hewan setempat juga dipastikan bukan Filou.

Seiring waktu berlalu, keluarga Sire mulai menerima kemungkinan bahwa Filou tidak akan kembali. Namun, kejutan datang pada 9 Januari 2026. Seorang perempuan bernama Hélène, warga desa Homps yang berjarak beberapa kilometer dari Olonzac, menghubungi mereka setelah merawat seekor kucing yang muncul di sekitar rumahnya.

 

Kondisi Kucing

Kucing makan. (Liputan6.com/pexels-psad)

Hélène mengatakan kucing tersebut ditemukan dalam kondisi kurus, kedinginan, dan kelelahan. Ia membawanya ke dokter hewan setempat, yang kemudian memindai microchip di bawah kulit kucing itu. Data menunjukkan kucing tersebut terdaftar atas nama Patrick dan Evelyne Sire.

Meski nomor telepon pemilik sudah tidak aktif, alamat yang tercantum memungkinkan Hélène melacak keluarga Sire. Patrick segera datang ke Homps dan memastikan bahwa kucing kurus yang ditemuinya adalah Filou, dalam kondisi sehat meski kehilangan banyak berat badan.

Hingga kini, bagaimana Filou mampu kembali ke wilayah asalnya setelah menempuh ratusan kilometer masih menjadi misteri. Para ahli hewan menyebut kucing memiliki memori spasial yang sangat kuat, memungkinkan mereka mengenali penanda visual, aroma, dan suara yang familiar dalam jarak jauh, meski rute perjalanan pastinya tidak pernah bisa dipastikan.

Kisah Filou menjadi pengingat akan kemampuan luar biasa hewan peliharaan, sekaligus akhir bahagia bagi keluarga Sire yang sempat kehilangan harapan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya