Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Bek Muda

Liverpool membuat gebrakan di akhir bursa transfer musim dingin 2026. Bek Rennes Jeremy Jacquet resmi menjadi milik Liverpool dengan nilai 60 juta pounds.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 03 Februari 2026, 14:28 WIB
Bek muda Rennes, Jeremy Jacquet (kanan). (AFP/Lou BENOIST)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool secara resmi mengamankan tanda tangan bek muda berbakat milik Rennes, Jeremy Jacquet, dalam sebuah kesepakatan yang memecahkan rekor transfer untuk pemain seusianya.

Nilai total yang harus dikeluarkan oleh pihak The Reds mencapai angka 60 juta poundsterling, yang terdiri dari pembayaran pokok sebesar 55 juta poudsterling, ditambah dengan bonus performa atau add-ons sebesar 5 juta poundsterling.

Langkah besar yang dilakukan Liverpool di tengah persaingan ketat bursa transfer musim dingin, di mana mereka berusaha keras untuk memenangkan perburuan pemain bertahan yang paling diminati di kancah sepak bola Eropa. 


Kapan Jacquet Berseragam Liverpool?

Bek muda Rennes, Jeremy Jacquet, (kiri). (AFP/FRED TANNEAU)

Meskipun pengumuman resmi mengenai kesepakatan ini dirilis ke publik, Jeremy Jacquet tidak akan langsung mengenakan seragam kebanggaan Liverpool.

Sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, pemain berusia 20 tahun itu akan tetap berada di Rennes dengan status pinjaman hingga kompetisi musim 2025/2026 berakhir.

Jacquet baru dijadwalkan untuk pindah permanen ke Anfield pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang. Untuk mengamankan sang pemain, Liverpool mengikat bek asal Prancis tersebut dengan kontrak panjang hingga 2031. 


Persaingan dengan Klub Rival

Pelatih Chelsea Liam Rosenior memasuki lapangan sebelum dimulainya laga fase liga Liga Champions antara Napoli vs Chelsea di Naples, Italia, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Keberhasilan Liverpool mendapatkan Jeremy Jacquet dianggap sebuah kemenangan besar, karena mereka berhasil mengalahkan rival mereka, Chelsea. 

Klub asal London tersebut sebenanya telah mengajukan tawaran yang setara dengan Liverpool, namun Jacquet secara pribadi lebih memilih untuk melanjutkan kariernya di bawah arahan pelatih Arne Slot.

Pilihannya ini didasari oleh keyakinannya akan lebih sering bermain di posisi bek dalam jangka waktu yang panjang. 


Kebutuhan akan Lini Pertahanan

Arne Slot (kiri) bersiap-siap melakukan pergantian pemain saat Liverpool menghadapi Barnsley pada lanjutan Piala FA 2025/2026 di Anfield, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. (PETER POWELL / AFP)

Langak Liverpool untuk mendatangkan Jacquet merupakan strategi setelah klub gagal mendatangkan Marc Guehi yang lebih memilih bergabung dengan Manchester City.

Selain itu, ketidakpastian mengenai masa depan Ibrahima Konate di Anfield karena situasi kontrak yang belum menemui titik temu. 

Keputusan ini juga memicu perbincangan di kalangan pengamat bola, termasuk Paul Merson dari Sky Sports, yang menyoroti urgensi kebutuhan bek baru di tengah krisis lini belakang, meskipun Jacquet baru akan bergabung secara resmi di musim panas. 

“Saya merasa luar biasa bahwa (Jacquet) datang di musim panas. Mereka membutuhkan bek tengah sekarang untuk mesuk empat besar atau lima besar,” ucap Merson. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya