Pelatih Barcelona Hansi Flick Kesal Cedera Raphinha Kembali Kambuh

Hansi Flick mengaku frustrasi dengan cedera Raphinha di Barcelona. Pelatih Barca itu juga menyoroti mentalitas tim jelang fase penting musim.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 03 Februari 2026, 10:27 WIB
Timnas Jerman di tangan Hansi Flick bisa dibilang gagal total saat Piala Dunia 2022. Skuad berjuluk Der Panzer itu tak mampu melaju ke fase gugur setelah finis di peringkat ketiga klasemen Grup E. Flick sendiri diketahui merupakan salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di perhelatan akbar empat tahunan ini. Ia tercatat mendapatkan upah 5 juta pound sterling atau Rp94 miliar per tahun sebagai pelatih Timnas Jerman. (AFP/Ina Fassbender)

Liputan6.com, Jakarta - Hansi Flick menghadapi situasi sulit setelah Raphinha kembali mengalami cedera di Barcelona. Masalah kebugaran sang pemain datang saat tim memasuki periode penting musim ini.

Raphinha dipastikan absen saat Barcelona menghadapi Albacete di Copa del Rey pada Rabu (3/2/2026) dini hari WIB. Penyerang Brasil itu mengalami masalah pada otot adduktor.

Musim ini Raphinha baru mencatat 14 penampilan di semua kompetisi. Ia menyumbang delapan gol dan tiga assist dari penampilannya tersebut.

Catatan itu menurun dibanding musim lalu ketika ia mencetak 34 gol dan 22 assist. Kontribusinya kala itu membantu Barcelona meraih treble domestik.


Flick Kesal Raphinha Cedera Lagi

Selebrasi penyerang Barcelona, Raphinha usai membobol gawang Villarreal, Minggu (21/12/2025) (AP Photo/Alberto Saiz)

Cedera Raphinha menjadi perhatian utama Barcelona. Situasi ini memengaruhi rencana tim di tengah jadwal penting.

Flick menilai Raphinha sebagai pemain penting di skuadnya. Absennya sang winger dianggap merugikan tim.

"Sejujurnya saya tidak senang dengan situasi ini. Dia pemain yang sangat penting bagi kami. Kita akan lihat apa yang harus dia ubah dan apa yang harus kami ubah," ujar Hansi Flick.

"Sekarang bagian penting musim sudah dimulai dan kami membutuhkan semua pemain. Ketika dia tidak bisa bermain, itu tidak bagus," kata Hansi Flick.


Waspadai Albacete

Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol bersama rekan setimnya Raphinha pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Sabtu, 31 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Barcelona menghadapi Albacete yang sebelumnya membuat kejutan. Klub kasta kedua Liga Spanyol itu menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar.

Flick memastikan timnya tetap melakukan analisis lawan. Ia menaruh perhatian pada detail permainan Albacete.

"Kami selalu menganalisis lawan dan pertandingan melawan Celta Vigo serta Real Madrid sangat penting untuk melihat apa yang dilakukan Albacete dengan baik," ujar Flick.

"Ini terutama soal mentalitas dan sikap yang kami bawa ke lapangan. Kami perlu memperbaiki detail kecil dengan pandangan ke masa depan," kata Flick.


Flick Soroti Progres dan Mentalitas

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara kepada para pemainnya dalam laga La Liga antara Levante dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Alberto Saiz)

Flick menilai performa timnya menunjukkan perkembangan. Ia menyinggung laga terakhir Barcelona.

Menurutnya, tim masih perlu meningkatkan efektivitas. Peluang yang tercipta belum dimaksimalkan.

"Saya sangat menyukai pertandingan melawan Elche akhir pekan lalu. Saya suka cara kami bermain, tetapi memang benar kami melewatkan beberapa peluang besar," ujar Flick.

"Ini bukan tentang mengejar kesempurnaan, tetapi tentang perkembangan dan saya pikir kami sudah berkembang banyak. Tim membutuhkan kepercayaan diri dan kami harus percaya pada mereka, mentalitas itu krusial," kata Flick.


Puas dengan Skuad yang Ada

Pemain Barcelona, Dani Olmo, merayakan gol bersama rekannya, Raphinha, dalam laga La Liga antara Barcelona dan Alaves di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Bursa transfer musim dingin Barcelona telah ditutup. Klub melepas pemain muda Dro Fernandez ke Paris Saint-Germain.

Meski ada kepergian itu, Flick tetap puas dengan komposisi timnya. Ia menilai persaingan internal akan meningkat jika semua pemain bugar.

"Kami senang dengan situasinya. Saya tidak suka Dro pergi, tetapi tidak ada yang bisa saya lakukan," ujar Flick.

"Saya senang karena jika semua berada dalam kondisi terbaik, akan sulit menentukan starter. Kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik," kata Flick.

Sumber: FotMob


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya