Liputan6.com, Jakarta - Merek Sennheiser memang sudah melekat dengan lini produk audio, di mana perusahaan meluncurkan beragam jenis mikrofon dan headphone untuk profesional hingga para audiophile butuh audio stabil di beragam kondisi.
Merekam audio jernih di tengah kebisingan kota atau dalam kondisi musik di latar belakang lebih kencang ketimbang suara narasumber seringkali menjadi tantangan besar.
Advertisement
Ini kenapa kami sangat antusias saat tim Tekno Liputan6.com.com berkesempatan menjajal Sennheiser Profile Wireless selama beberapa minggu untuk kebutuhan liputan, keperluan voice over video, hingga wawancara secara langsung.
Seperti apa pengalaman kami, simak paparan singkatnya di bawah ini.
Desain Premium: Dari Klip Magnet hingga Mode Handheld
Premium menjadi salah satu kata pertama yang kami temukan saat membuka mikrofon nirkabel baru ini dari kotaknya. Kualitas pembuatan khas Sennheiser sangat terlihat dari bodi solid perangkat, dengan charging bar berfungsi untuk menyimpan dan tempat pengisi daya reciever dan mic atau dipakai sebagai sebagai mikrofon handheld.
Pendekatan ini terasa menarik dan relevan bagi kreator konten yang tidak ingin dibuat ribet untuk setup saat ingin merekam vox pop atau wawancara singkat.
Cukup langsung nyalakan perangkat, kamu bisa langsung merekam tanpa memasang aksesoris tambahan. Bentuknya ini sangat ringan dan mudah dibawa-bawa, cocok untuk mobilitas tinggi.
Atau, kamu bisa langsung ambil dan pasangkan dua buah mikrofon yang tersimpan di charging bar dan pasangkan dengan klip magnet tersimpan juga di perangkat.
Setiap transmiter dibekali memori internal 16GB untuk perekaman cadangan. Berbeda dari mikrofon nirkabel lainnya, Sennheiser Profile Wireless sangat mudah dipakai dengan menggunakan perangkat apa pun, mulai dari iPhone, HP Android, atau laptop.
Tidak butuh aplikasi khusus, kamu hanya perlu colok transmiter ke ponsel, kamera, atau laptop, dan langsung rekam. Dalam situasi liputan, penggunaan mikrofon tanpa aplikasi terasa sangat membantu.
Kualitas Audio: Suara Natural yang Konsisten
Selama pemakaian, satu hal terasa adalah konsistensi. Karakter suara yang direkam tidak terasa dramatis, natural, dan rapi sesuai kebutuhan untuk membuat konten video di berbagai kondisi.
Saat dipakai di dalam maupun luar ruangan, suara tetap bersih dan jelas terekam. Dengung AC, suara lalu lintas, dan noise ruangan pun turun signifikan tanpa membuat vokal terdengar mati.
Di luar ruangan dengan kondisi ramai, mikrofon baru Sennheiser ini masih mampu menangkap suara dengan baik meskipun dalam kondisi berangin.
Hanya saja, kami mendapati suara sulit ditangkap dengan jelas ketika kepala narasumber bergerak. Namun, hal ini sangat wajar terjadi pada mikrofon omnidirectional dan bukan masalah serius dalam hal sehari-hari.
Jangkauan Sinyal hingga 200 Meter
Soal jarak, mikrofon nirkabel milik Sennheiser tergolong memiliki cakupan jauh dengan jarak kurang lebih 200 meter. Ini tentunya lebih dari cukup untuk pembuatan konten biasa.
Fitur Perekaman Internal dan Baterai
Perusahaan juga memperkenalkan dua mode menarik, seperti Safety Channel Mode dan Backup Recording Mode. Berbekal Safety Channel Mode, pengguna bisa mengeluarkan audio pada tingkat suara dipilih di saluran kiri dan pada tingkat lebih rendah di saluran kanan, agar suara tidak distorsi.
Lalu untuk Backup Recording Mode, fitur ini memungkinkan perangkat ini untuk tetap merekam audio di internal memori meskipun sinyal tiba-tiba putus saat dipakai.
Memori internal memang jadi fitur standar di mikrofon nirkabel, tetapi tidak semua merek menyediakan kapasitas sebesar 16GB. Fitur ini sangat membantu dalam beberapa kondisi tak diduga saat sedang di lapangan.
Tak hanya itu, daya tahan baterainya pun mampu bertahan hingga 7 jam. Dengan kemampuan ini, mikrofon Profile Wireless bisa dipakai seharian tanpa perlu mengisi ulang di tengah hari. Charging bar juga sangat membantu menjaga semuanya tetap siap pakai.
Kesimpulan
Sennheiser Profile Wireless bisa menjadi alat kerja fokus andal. Kualitas suara konsisten, perekaman cadangan bekerja efektif, dan desain charging bar memberi fleksibilitas di lapangan.
Memang harganya tidak murah. Tetapi untuk kebutuhan kreator konten dan tim produksi bergantung pada audio bersih, membeli mikrofon ini sangat masuk akal.
Kesimpulannya, jika Anda seorang jurnalis, podcaster lapangan, konten kreator, atau YouTuber yang mengutamakan kualitas tanpa ingin pusing dengan setup kabel rumit, perangkat audio ini dapat menjadi investasi paling masuk akal.
Harga Sennheiser Profile Wireless
Perusahaan menjual Sennheiser Profile Wireless dengan harga mulai dari Rp 4,9 jutaan di berbagai toko di e-commerce di Indonesia.