Kondisi Pengungsi Banjir Kebon Pala: Mereka Butuh Obat-obatan dan Makanan

Korban banjir di Kebon Pala Jatinegara, Jakarta Timur dalam kondisi darurat. Mereka berharap mendapatkan bantuan obat-obatan dan makanan.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 30 Januari 2026, 14:07 WIB
Pengungsi Banjir Kebon Pala. ANTARA/Siti Nurhaliza

Liputan6.com, Jakarta - Pengungsi banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa obat-obatan dan makanan. Selain kehilangan tempat tinggal sementara, kondisi kesehatan para pengungsi juga turut menjadi fokus perhatian.

"Saya berharap dapat bantuan berupa obat-obatan karena warga butuh, pasti, termasuk pakaian juga," kata salah satu pengungsi warga RT 6/RW 7 yang bernama Sumiyati (56) di Jakarta Timur, Jumat.

Sumiyati mengaku saat ini merasa tidak enak badan dan mengalami demam ringan. Oleh karena itu, dia mengharapkan bantuan obat-obatan bagi para pengungsi, khususnya warga lanjut usia dan anak-anak.

Selain itu, dia menyebutkan bantuan makanan pokok, terutama nasi dan lauk siap saji, sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di pengungsian.

Dia menceritakan banjir mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 04.00 WIB. Air dengan cepat meninggi hingga merendam rumah beserta barang-barang di dalamnya, sehingga dia bersama keluarga terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan.

"Udah kelelep rumah sama barang sama banjir. Dari jam empat pagi air langsung naik, akhirnya saya mengungsi," ujar Sumiyati.

Sumiyati mengungsi bersama anak dan cucunya. Dalam kondisi darurat, dia mengaku tidak sempat menyelamatkan banyak barang dari dalam rumah. Keluarganya hanya membawa pakaian ganti seadanya saat mengungsi.

"Kita cuma bawa baju pakaian ganti aja. Yang lain semua keburu terendam di rumah," ucap Sumiyati.

Dia pun memperkirakan akan bertahan di pengungsian tersebut hingga banjir benar-benar surut. Menurut dia, warga baru dapat kembali ke rumah setelah air surut dan kondisi lingkungan memungkinkan untuk dibersihkan dari lumpur dan sisa genangan.

"Kita niat mengungsi sampai banjir surut, biar bisa bersih-bersih, palingan dua hari," ungkap Sumiyati.

Warga Mengungsi di Sekolah

Seperti diketahui, sebanyak 125 warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, mengungsi ke dua bangunan sekolah imbas banjir setinggi dua meter yang merendam permukiman warga.

"Sebanyak 31 kepala keluarga (KK) dengan 123 jiwa terdampak banjir di Kebon Pala mengungsikan diri di SDN 01 dan 02 Kampung Melayu," kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur Ali Kojim saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Luapan Kali Ciliwung diketahui kembali menyebabkan banjir di wilayah Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Permukiman warga di Kelurahan Kampung Melayu terendam banjir dengan ketinggian air mencapai hingga 225 sentimeter (cm) pada Jumat siang.

BPBD Jakarta Timur terus melakukan pemantauan di lokasi banjir serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan darurat.

Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih terjadi dan ketinggian air dapat kembali meningkat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya