Manchester United Jadi Bab Terburuk Karier Angel Di Maria, Isu Gaji Cristiano Ronaldo Disebut Fitnah

Angel Di Maria membantah keras tudingan bahwa ia hengkang dari Real Madrid ke Manchester United karena menuntut gaji setara Cristiano Ronaldo.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 27 Januari 2026, 22:50 WIB
Angel Di Maria ketika membela Manchester United (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Angel Di Maria akhirnya angkat bicara soal salah satu fase paling kontroversial dalam kariernya: kepindahan singkat ke klub Liga Inggris, Manchester United.

Winger asal Argentina itu membantah keras berbagai narasi yang selama ini berkembang, termasuk tudingan bahwa ia hengkang dari Real Madrid karena menuntut gaji setara Cristiano Ronaldo.

Di Maria didatangkan Manchester United pada musim panas 2014 dengan banderol fantastis kala itu, mencapai £59,7 juta. Transfer dari Real Madrid tersebut sempat memecahkan rekor klub.

Namun, ekspektasi tinggi tak pernah benar-benar terwujud. Ia hanya bertahan satu musim di Old Trafford sebelum dilepas ke Paris Saint-Germain dengan harga lebih murah.


Pengakuan Di Maria

Gelandang anyar Manchester United, Angel Di Maria (kiri) berfoto bersama pelatih Louis van Gaal saat acara perkenalan di Old Trafford Stadium, Manchester (28/8/2014). Setelah semusim tak bertuan, nomor punggung 7 akhirnya dikenakan Angel Di Maria saat didatangkan MU dari Real Madrid pada awal musim 2014/2015. Hanya bertahan semusim, Angel Di Maria meninggalkan MU di akhir musim 2014/2015. (AFP/Steve Parkin)

Dalam wawancara terbarunya bersama media Spanyol, AS, Di Maria menyebut banyak cerita soal kepindahannya ke Inggris yang tidak sesuai fakta. Salah satunya adalah isu gaji yang kerap dikaitkan dengan kepergiannya dari Santiago Bernabeu.

“Memang saya sedih karena saya tidak ingin pergi,” ujar Di Maria. “Ada yang bilang saya ingin mendapatkan gaji yang sama dengan Cristiano, tapi itu bohong. Bagaimana mungkin saya menuntut gaji setara pemain yang sudah memenangkan Ballon d’Or berkali-kali?”

Di Maria menegaskan bahwa posisinya di Real Madrid sebenarnya sangat kuat saat itu. Ia baru saja membantu Los Blancos menjuarai Liga Champions, bahkan pelatih Carlo Ancelotti disebut tidak menginginkan kepergiannya. Namun, situasi berubah setelah kedatangan James Rodriguez.

“Saya sangat bahagia di Madrid. Saya juara Liga Champions dan Ancelotti juga tidak ingin saya pergi. Tapi James datang, dan saya yang akhirnya masuk daftar jual,” lanjutnya.


Di Maria Buta Soal Transfer

Angel Di Maria didatangkan ke Old Trafford dengan memecahkan rekor transfer Liga Inggris yaitu 67,5 juta euro. Ia menjadi harapan besar fans MU dengan dipercaya memakai nomor punggung tujuh. Sayangnya, Di Maria tak mampu menyesuaikan diri dengan kerasnya sepak bola Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)

Lebih jauh, Di Maria mengungkap bahwa ia berusaha bertahan hingga detik terakhir. Bahkan, ia mengaku tidak mengetahui adanya kesepakatan antara Real Madrid dan Manchester United ketika proses transfer sudah berjalan.

“Saya mencoba bertahan sampai hari terakhir. Saya ingin terus berlatih. Saya bermain di leg pertama Piala Super Spanyol melawan Atletico, tapi di leg kedua saya bahkan tidak dipanggil. Ternyata mereka sudah mencapai kesepakatan dengan Manchester United, sesuatu yang sama sekali tidak saya ketahui,” tuturnya.

Lanjut Baca:

Meski keluarganya saat itu sedang berada dalam kondisi bahagia, Di Maria mengakui bahwa kenyataan tak selalu berjalan sesuai rencana. Kariernya justru kembali menanjak setelah meninggalkan Manchester United pada 2015. Bersama PSG, Di Maria menghabiskan tujuh musim produktif dengan catatan 92 gol dari 295 penampilan. Ia turut mempersembahkan lima gelar Ligue 1, lima Piala Prancis, dan empat Piala Liga Prancis. Petualangannya kemudian berlanjut ke Juventus pada 2022, meski hanya bertahan semusim di Serie A. Setelah itu, ia kembali ke Benfica sebelum akhirnya pulang kampung ke Argentina dan memperkuat Rosario Central, klub masa kecilnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya