Liputan6.com, Jakarta - Bocoran baru mengenai Galaxy S26 Series kembali beredar di internet. Kali ini, bocoran datang dari retailer asal Finlandia memuat detail lengkap mengenai Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra.
Mengutip Suomimobili, Senin (26/1/2026), pengecer itu mengungkap secara detail opsi kapasitas penyimpanan, pilihan warna, dan kode model ketiga Galaxy S26 series tersebut.
Advertisement
Disebutkan, HP Galaxy S26 Ultra akan hadir dalam empat pilihan warna, yaitu Black, White, Sky Blue dan Cobalt Violet. Untuk kapasitas storage-nya, konsumen bisa pilih dari 256GB, 512GB, dan 1TB.
Selain model reguler, perusahaan asal Korea Selatan itu juga menyiapkan Galaxy S26 Ultra Enterprise Edition juga. Hanya saja, model ini hanya tersedia satu varian dengan warna Black dan memori sebesar 256GB.
Sementara itu, Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus akan tersedia dalam empat warna sama mulai dari Black, White, Sky Blue and Cobalt Violet.
Satu detail menarik dari bocoran ini adalah absennya varian storage 128GB pada Galaxy S26 standar. Artinya, Samsung kemungkinan menaikkan standar kapasitas memori awal untuk lini flagship mereka tahun ini.
Retailer Finlandia itu memang tidak mengungkap tanggal peluncuran resmi. Namun dari bocoran beredar hingga saat ini, ketiga lini Galaxy S26 akan debut pada acara Unpacked 2026 pada 25 Februari mendatang.
Seperti peluncuran Galaxy S sebelumnya, Samsung diperkirakan membuka masa pra-penjualan mulai 5 hingga 10 Mareet, dengan penjualan perdana dimulai pada 11 Maret.
Jika bocoran ini akurat, Galaxy S26 Series akan membawa perubahan kecil yang signifikan dari sisi konfigurasi memori dan opsi warna, bisa menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli saat perangkat ini resmi meluncur.
Galaxy S26 Ultra Kantongi TKDN, Cek Bocoran Spesifikasinya
Samsung semakin dekat memboyong lini Galaxy S26 mereka, termasuk Galaxy S26 Ultra, ke pasar Indonesia. Hal ini diperkuat setelah HP flagship terbaru Samsung itu terpantau lolos Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.
Pantauan tim Tekno Liputan6.com di situs P3DN milik Kementerian Perindustrian, Selasa (20/1/2026), HP Samsung dengan nomor model SM-S948B telah mengantongi nilai TKDN sebesar 37.5 persen. Setelah ditelusuri lebih dalam, nomor model itu merujuk pada Galaxy S26 Ultra.
Dengan munculnya Galaxy S26 Ultra di database P3DN menjadi sinyal kuat Samsung sedang menyiapkan peluncuran flagship terbarunya di Tanah Air.
Setelah ini, baik Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra tinggal menunggu diterbitkannya sertifikasi postel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Meski spesifikasi Galaxy S26 Ultra belum diumumkan secara resmi oleh Samsung, ponsel ini digadang-gadang membawa peningkatan signifikan di sektor performa, kamera, dan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Smartphone ini diposisikan sebagai andalan Samsung di kelas flagship untuk bersaing di segmen premium sepanjang 2026. Jika melihat pola peluncuran sebelumnya, kemunculan Galaxy S26 series di database TKDN menandakan debut resminya di Indonesia tinggal menunggu waktu saja.
Bocoran Spesifikasi Galaxy S26 Ultra
Kabarnya, ponsel ini dilaporkan akan memiliki peningkatan kamera signifikan, meski tidak dibekali dengan sensor baru.
Selama beberapa generasi terakhir, sektor kamera HP Samsung kerap menjadi bahan kritik pengguna. Perusahaan asal Korea Selatan itu dinilai terlalu sering menggunakan sensor sama dengan peningkatan relatif minim di setiap generasi.
Meski begitu, laporan terbaru menyebutkan Galaxy S26 Ultra tetap membawa peningkatan penting. Selain bukaan lensa lebih besar, Samsung juga dikabarkan mengubah pendekatan pemrosesan gambar pada kamera utama.
Kamera Jadi Fokus Samsung di Galaxy S26 Ultra?
Mengutip Phone Arena, Senin (19/1/2026), Galaxy S26 Ultra akan mengutamakan realisme daripada foto dengan kontras tinggi dan saturasi tinggi. Kamera utama ponsel ini akan mengurangi pemrosesan pasca foto.
“Bagi yang menyukai kontras tinggi dan saturasi tinggi ini bukanlah hal baru, tetapi bagi yang mengejar tampilan yang realistis, ini adalah hal yang baik,” cuit @Universelce di platform X.
Sebagai gantinya, hasil foto Galaxy S26 Ultra diklaim akan lebih merepresentasikan kondisi di sekitar pengguna. Warna, pencahayaan, dan detail objek diharapkan tampil lebih mendekati apa yang dilihat langsung oleh mata pengguna.
Peningkatan kamera Galaxy S26 Ultra bukanlah satu-satunya peningkatan yang diperkenalkan. Meski sensor utama masih sama, tetapi Samsung dikabarkan menggunakan aperture yang lebih lebar pada kamera belakang.
Aperture yang lebih lebar untuk kamera utama, memungkinkan Galaxy S26 Ultra mengambil foto yang jauh lebih baik di kondisi minim cahaya. Lebih banyak detail akan ditemukan pada objek dan tingkat noise yang lebih rendah. Hal ini juga disebut menjadi alasan kembalinya tonjolan kamera belakang pada perangkat.
Meski rumor menyebut Galaxy S27 Ultra berpotensi membawa sensor kamera baru, Galaxy S26 Ultra diyakini tetap mampu bersaing di sektor fotografi. Kombinasi pemrosesan gambar yang lebih realistis dan bukaan lensa lebih besar dinilai cukup untuk memberikan pengalaman memotret lebih baik dibanding generasi sebelumnya.