Rayakan Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perluas Program Cegah Stunting di Berbagai Daerah

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan BRI terhadap upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian SDGs Nomor 2.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 26 Januari 2026, 09:20 WIB
Program CSR BRI Peduli Cegah Stunting Itu Penting. Foto: BRI

Liputan6.com, Jakarta - Isu gizi pada anak balita masih menjadi perhatian utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia. Stunting tidak hanya terlihat dari pertumbuhan fisik anak yang terhambat, tetapi juga membawa dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Menyadari pentingnya penanganan stunting secara berkelanjutan, BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda pemerintah untuk menekan angka prevalensi stunting. Upaya tersebut diwujudkan melalui program CSR BRI Peduli dengan menghadirkan program “Cegah Stunting Itu Penting” yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Implementasi Program di Berbagai Daerah

Program CSR BRI Peduli Cegah Stunting Itu Penting. Foto: BRI

Program “Cegah Stunting Itu Penting” telah direalisasikan di sejumlah lokasi, termasuk Puskesmas Cilincing, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, serta Puskesmas Pangalengan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan BRI terhadap upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian SDGs Nomor 2 “Tanpa Kelaparan”.

Rangkaian kegiatan dalam program ini meliputi pemberian paket nutrisi bergizi bagi anak stunting, paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, serta penyediaan antropometri kit yang membantu pengukuran tumbuh kembang anak secara lebih akurat di posyandu dan puskesmas. Satu paket antropometri kit terdiri dari timbangan digital, timbangan bayi, infantometer, stadiometer, dan tensimeter digital.

Edukasi dan Kolaborasi sebagai Kunci Pencegahan

BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah. Foto: BRI

Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga diperkuat dengan edukasi mengenai gizi dan pola asuh kepada orang tua, ibu hamil, serta remaja putri. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun kesadaran pencegahan stunting sejak dini secara menyeluruh.

“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, pencegahan stunting tidak hanya diposisikan sebagai isu kesehatan semata, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkap Dhanny.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung penurunan stunting secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak-anak sebagai aset pembangunan bangsa di masa depan.

Sejak pertama kali dijalankan pada 2022, program BRI Peduli Cegah Stunting Itu Penting telah menjangkau 7.783 penerima manfaat yang terdiri dari orang tua, balita, ibu hamil, dan remaja putri. Selain itu, sebanyak 130 paket antropometri telah disalurkan dan program ini telah dilaksanakan di 49 posyandu dan puskesmas yang tersebar di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Padang, Yogyakarta, Denpasar, Malang, Makassar, Banjarmasin, hingga Manado.

Di wilayah Cilincing, program ini difokuskan pada balita dan ibu hamil yang berada di kawasan dengan prevalensi stunting kategori medium. Data menunjukkan terdapat 55 anak berisiko stunting yang sedang menjalani tahap pemulihan serta 150 anak berisiko stunting yang masih dalam tahap penyuluhan.

Melalui pelaksanaan program Cegah Stunting Itu Penting, BRI Peduli juga menggelar berbagai aktivitas seperti sosialisasi pencegahan stunting, pembagian Paket Makanan Tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyaluran antropometri kit.

Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Cilincing, Masliani Novaria, turut menyampaikan pandangannya terkait kolaborasi dalam program tersebut.

“Terima kasih kepada BRI Peduli atas dukungan dalam program Cegah Stunting Itu Penting di wilayah Kecamatan Cilincing dengan berbagai manfaat yang diberikan. Harapannya, semoga BRI terus dapat mendukung intervensi pencegahan stunting di Indonesia, karena penanganan pencegahan stunting ini tidak bisa hanya digaungkan dan dilaksanakan oleh sektor kesehatan saja, tetapi juga memerlukan kolaborasi multipihak dalam pelaksanaannya guna mendukung percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya