Liputan6.com, Jakarta - Anggota DPRD Jakarta, Jamilah Abdul Gani, merespons situasi banjir Jakarta yang menjadi momok ibu kota dalam beberapa hari terakhir.
"Banjir yang kembali terjadi menunjukkan perlunya penanganan yang lebih tepat efektif dan berorientasi terhadap perlindungan warga. Curah hujan ekstrem memang menjadi faktor utama, tapi banjir yang terus berulang tidak bisa dianggap sebagai kejadian rutin apalagi hanya menyalahkan warga tidak tertib lingkungan terkait sampah," kata Jamilah seperti dikutip dari siaran pers.
Advertisement
Legislator yang berasal dari Dapil 10 Jakarta Barat asal Fraksi Gerindra ini mengatakan bahwa sistem pengendalian banjir dan pengelolaan lingkungan di Jakarta masih perlu diperkuat dengan terukur.
Meski Gubernur Pramono menyebut banjir di Jakarta Barat dipengaruhi oleh banjir kiriman, Pemerintah Provinsi DKI seharusnya tetap memastikan kesiapan infrastruktur di wilayah hilir.
“Kalau kita tahu Jakarta Barat adalah daerah hilir dan pintu masuk banjir kiriman, harusnya kapasitas sungai, saluran penghubung, serta pompa air di wilayah ini benar-benar dalam kondisi siaga optimal. Antisipasi harus lebih kuat,” ucap dia.
Koordinasi
Jamilah melanjutkan, tanpa menyalahkan siapa pun, dirinya mengajak penguatan koordinasi lintas daerah antara Pemprov DKI dengan Pemprov Banten serta Pemerintah Daerah di wilayah hulu.
Tujuannya, agar persoalan banjir di Jakarta, khususnya Jakarta Barat dapat diselesaikan secara bersama karena aliran sungai dan sistem air tersebut melintasi batas wilayah administratif.
“Banjir tidak boleh terus menjadi siklus tahunan yang diterima sebagai nasib warga Jakarta. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan efektif dan cepat terukur agar keselamatan serta perlindungan warga benar-benar menjadi prioritas,” Jamilah menutup.