Liputan6.com, Jakarta - Atlet disabilitas Indonesia tengah berlaga di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Salah satu yang membawa kabar baik dengan perolehan emas adalah Bayu Putra Yuda.
Bayu adalah atlet para renang asal Jambi yang mempersembahkan medali emas usai finish tercepat pada final cabor para renang nomor Men's 200m Freestyle S10.
Advertisement
Ia mampu membungkam wakil tuan rumah Thailand yang menjadi rivalnya beberapa tahun terakhir ini. Selain itu, ia juga mencatatkan rekor baru di nomor putra 200m Freestyle S10 dengan catatan waktu 2 menit 18 detik.
"Alhamdulillah, dan ini pertandingan pertama di 200 gaya bebas dan alhamdulillah bisa mendapatkan emas dan memecahkan rekor," ujarnya usai pertandingan di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis (22/1/2025) dilansir laman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Menurut Bayu, rekor 200m Freestyle S10 menjadi miliknya karena nomor itu baru dibuka untuk dipertandingkan di ASEAN Para Games Thailand.
"Itu sebelumnya nomor belum pernah dipertandingkan jadi ini dibuka dan saya pemegang rekornya langsung," imbuhnya.
Pria kelahiran 1 Januari 1993 ini yakin kekuatan doa dari orang terdekat dan keluarga serta berhasil melawan ego diri sendiri menjadi kunci sukses meraih prestasi tertinggi.
"Tentu doa dari keluarga ya, kebetulan saya sudah berkeluarga, punya anak istri itu yang membuat saya semangat untuk menjadi juara. Emas ini saya persembahkan untuk bangsa Indonesia, anak dan istri saya," tuturnya.
"Karena ini nomor panjang jadi harus bisa melawan diri sendiri. Kalau kita terpancing emosi ya tenaga habis di awal di akhir kita ketinggalan. Jadi benar-benar melawan diri sendiri intinya. Buat teman-teman tetap semangat, lawan kita bukan mereka tapi lawan kita adalah diri sendiri," tutup Bayu.
Tim Para Renang Panen 6 Emas
Tak berhenti di Bayu, peraihan medali emas juga dipersembahkan tim para renang Indonesia lainnya.
Tim ini dinilai tampil gemilang di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Tak hanya satu, tapi enam medali emas berhasil dikoleksi para atlet Merah Putih dari nomor putra dan putri pada hari pertama perlombaan cabang olahraga tersebut.
Sebelum Bayu, emas pertama Indonesia disabet oleh Siti Alfiah yang tampil dominan di nomor 400 meter freestyle S6 women’s dalam pertandingan yang berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium’s Aquatic Center, Nakhon Ratchasima, Rabu (21/1).
Tegaskan Kekuatan Indonesia di Cabor Para Renang
Medali emas selanjutnya disumbangkan Mutiara Cantik Harsanto dari nomor 100 meter breaststroke SB9 women’s. Lalu disusul Syuci Indriani yang menjadi terbaik di nomor 100 meter butterfly S14 women’s.
Dari sektor putra, Indonesia menambah empat emas. Mulyadi keluar sebagai juara pada nomor 100 meter breaststroke S5 Men’s. Kemudian, Muhammad Gerry meraih meraih emas di nomor 100 meter butterfly SB6 Men’s.
Serta, Abdil Majid Rahmad sukses membawa pulang emas dari nomor pertandingan 100 meter breaststroke SB7 Men’s.
Hasil impresif ini menegaskan kekuatan Indonesia di cabang para renang dan sekaligus menjadi modal penting untuk mempertahankan tradisi prestasi saat gelaran ASEAN Para Games 2025 Thailand.