Liputan6.com, Jakarta - Setelah sukses melangsungkan event lari selama 12 tahun, Pocari Sweat Run berencana dan mendiskusikan format baru yakni Sunset Run di Sirkuit Mandalika, Lombok.
Ide ini muncul sebagai bentuk evaluasi dan inovasi terhadap pengalaman tahun lalu di mana cuaca panas yang menyengat menjadi tantangan besar bagi para pelari.
Advertisement
CEO InJourney Maya Watono mengungkapkan bahwa sunset run ini akan menjadi inovasi terbaru yang jarang ada di seluruh dunia.
“Kami juga sempat ngobrol apakah akan buat the first ever Sunset Run, akan jadi sesuatu yang unik juga karena di dunia belum banyak Sunset Run, jadi mungkin ke depannya bisa dijadikan sebagai perbaikan juga,” ungkapnya pada jumpa pers, Kamis (22/1/2026).
Inovasi ini diharapkan mampu menjadi pembeda yang signifikan, karena format lari sore atau sunset run di lintasan balap belum banyak diimplementasikan.
Trek Sirkuit Mandalika Berjarak 4,3 Kilometer
Lintasan lari yang akan ditempuh tahun ini di Mandalika adalah sepanjang 4,3 kilometer, yang sebetulnya merujuk pada panjang tepat satu putaran penuh Sirkuit Mandalika.
Pemilihan angka ini bukanlah tanpa alasan dan perhitungan, karena tujuannya untuk memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin merasakan sensasi lari di atas aspal berkualitas internasional untuk ajang MotoGP dan balap otomotif kelas dunia.
“Jadi memang Sirkuit Mandalika ini kami bangun dengan homologasi untuk top tier MotoGP, jadi aspalnya ini luar biasa menurut saya sebagai pelari seperti lari di awan karena empuk banget sirkuitnya,” ungkap Maya Watono saat press conference.
Potensi Sport Tourism dan Daya Tarik Pelari Pemula
Keberhasilan event sebelumnya di Lombok telah membuktikan bahwa keindahan visual dan dokumentasi kegiatan merupakan daya tarik utama yang membuat orang ingin datang kembali.
Inovasi lari saat matahari terbenam nantinya bakal memberikan pengalaman kepada pelari yang lebih dari sekedar olahraga biasa.
Hal ini sejalan dengan visi pengembangan pariwisata regeneratif dan promosi destinasi, di mana pelari tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga untuk menikmati kearifan likal serta suasana unik yang hanya bisa ditawarkan melalui konsep olahraga dan keindahan alam yang kuat.